Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes: Lebaran Harus Ramah Lansia, Jaga Kesehatan Fisik dan Emosional Saat Kumpul Keluarga

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes: Lebaran Harus Ramah Lansia, Jaga Kesehatan Fisik dan Emosional Saat Kumpul Keluarga Doc: Antara
Ket. Umat Muslim berjalan menuju TPI untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Trisik, Galur, Kulon Progo, D.I Yogyakarta, Jumat (20/3).

Jakarta - Kementerian Kesehatan menyatakan bagi lansia, Lebaran merupakan momen yang membahagiakan, karena bertemu dengan anak cucu, tetapi juga melelahkan, karena perubahan rutinitas, sehingga momen kumpul keluarga perlu dirancang sebagai perayaan yang ramah tubuh dan hati lansia.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi di Jakarta, Jumat (20/3), mengatakan perubahan rutinitas, pola makan, dan interaksi sosial padat dapat menjadi sumber stres fisik dan emosional. Oleh karena itu, menjaga kesehatan fisik harus berjalan beriringan dengan menjaga kehadiran emosional.

"Perhatian kecil, seperti kursi yang nyaman, pengingat obat, sapaan hangat, dan kesempatan untuk berbagi cerita lama seringkali lebih berarti daripada pesta yang riuh, karena hal-hal sederhana itulah yang membuat lansia merasa dihargai," katanya.

Imran mengingatkan untuk melakukan sejumlah hal, seperti memastikan persediaan obat cukup untuk beberapa hari dan ada yang mengingatkan jadwal untuk minum obat.

Kenyamanan fisik dimulai dari lingkungan yang aman, antara lain kursi dengan sandaran yang mudah diakses, permukaan lantai yang tidak licin, pencahayaan yang cukup di area lalu lintas, serta pegangan di tangga bila diperlukan.

"Hindari memaksa lansia untuk berdiri lama atau naik turun tangga berulang kali. Alihkan tugas yang membutuhkan tenaga ke anggota keluarga yang lebih muda dan tawarkan peran ringan yang membuat mereka merasa dihargai," katanya.

Sediakan air minum di dekat tempat duduk dan ingatkan untuk minum secara berkala dan sediakan camilan sehat yang mudah dicerna lansia.

Dia juga mengingatkan untuk mengajak lansia bercerita tentang kenangan Lebaran masa lalu dan dengarkan dengan penuh perhatian, biarkan mereka memimpin topik bila ingin, dan menghindari membahas isu keluarga yang sensitif.

"Saat tamu ramai, atur giliran berbicara, sehingga lansia tidak tersisih oleh percakapan yang cepat. Sentuhan sederhana, senyum, dan menyebut nama mereka menunjukkan penghargaan tanpa harus menguras tenaga," katanya.

Untuk lansia yang pendengarannya menurun, duduk lebih dekat dan berbicara perlahan dengan nada hangat membuat percakapan tetap nyaman tanpa meninggikan suara secara berlebihan.

Menurutnya, keluarga juga perlu siap mengenali tanda-tanda yang memerlukan tindakan medis, menyiapkan langkah tindak lanjut yang sesuai, dan menghubungi tenaga medis apabila diperlukan. Setelah perayaan, luangkan waktu 48–72 jam untuk memantau kondisi kesehatan lansia, dan dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan bila perlu.

Imran juga menyoroti perlunya aktivitas fisik ringan bagi lansia guna membantu sirkulasi dan mengurangi kekakuan. Perhatikan juga kebutuhan tidur dan waktu makan yang mungkin berbeda dari generasi muda.

Untuk lansia yang tidak bisa hadir secara fisik, kehadiran virtual memberi ruang kebersamaan. Panggilan video singkat untuk mengucapkan selamat, menampilkan hidangan keluarga, atau bernyanyi bersama dapat mengurangi rasa kesepian.

"Kirim foto momen hangat selama hari raya dan baca pesan-pesan cinta dari keluarga. Konsistensi komunikasi setelah Lebaran menunjukkan bahwa perhatian bukan hanya formalitas hari raya, melainkan kepedulian yang berkelanjutan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.