Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Pasien LCA yang Mengagumi Langit Senja

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 06:32 WIB | Oleh:
Kisah Pasien LCA yang Mengagumi Langit Senja Doc: Istimewa

BAGI Carlene Knight (55), menjalani keseharian adalah sebuah tantangan fisik yang menyakitkan. Lahir dengan penyakit mata genetik langka yang disebut Amaurosis Kongenital Leber (LCA), penglihatannya terus memburuk hingga ia sulit bernavigasi di tempat kerja. “Saya sering menabrak bilik kantor dan membuat rekan kerja ketakutan. Tubuh saya penuh memar karena sering terbentur benda,” kenang Knight.

Namun, sejarah medis baru saja tercipta. Knight bersama Michael Kalberer (43) menjadi bagian dari tujuh pasien pertama di dunia yang menjalani eksperimen revolusioner: menyuntikkan alat pengedit gen CRISPR langsung ke dalam sel retina di dalam tubuh mereka.

Mengedit DNA Langsung di Dalam Tubuh

Selama ini, penggunaan CRISPR biasanya melibatkan pengambilan sel dari tubuh pasien, mengeditnya di laboratorium, lalu memasukkannya kembali. Namun, untuk penyakit seperti LCA, sel retina tidak bisa diambil dan dipasang lagi.

Dalam uji coba ini, para dokter di Casey Eye Institute, Oregon, menggunakan virus tidak berbahaya sebagai “kendaraan” untuk mengirimkan miliaran alat pengedit gen CRISPR ke dalam satu mata pasien. Tujuannya adalah memotong mutasi genetik yang merusak sel retina dan mengaktifkan kembali fungsi penglihatan yang selama ini lumpuh.

“Ini adalah teknologi yang benar-benar menakjubkan,” kata Dr. Mark Pennesi, profesor oftalmologi yang memimpin penelitian ini. “Kami memiliki bukti pertama bahwa pengeditan gen berfungsi langsung di dalam tubuh seseorang dan mampu meningkatkan fungsi penglihatan mereka.”

Momen Dramatis di Lantai Dansa dan Langit Senja

Hasilnya mulai terasa empat hingga enam minggu setelah prosedur. Bagi Knight, dunia tiba-tiba menjadi lebih terang. Ia tidak lagi harus meraba-raba lantai saat menjatuhkan garpu; ia cukup melihat dan mengambilnya. Kegembiraannya memuncak saat ia menyadari warna-warna kini tampak jauh lebih hidup. Sebagai bentuk perayaan, Knight mewarnai rambutnya menjadi hijau cerah—warna yang kini bisa ia nikmati dengan matanya sendiri.

Pengalaman serupa dialami oleh Michael Kalberer. Setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan, ia kembali bisa mengidentifikasi warna. Momen paling emosional terjadi saat ia berada di pernikahan sepupunya. “Saya bisa melihat lampu strobo DJ berubah warna di lantai dansa. Itu adalah momen yang sangat menggembirakan,” ceritanya.

Bahkan, Kalberer kembali bisa menikmati keindahan yang selama ini hilang: matahari terbenam. Saat melihat semburat merah muda di langit senja, ia terduduk haru bersama seorang temannya. “Ya, kamu benar-benar melihat matahari terbenam,” kata temannya ­meyakinkan. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.