Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jatim Revitalisasi 26 SMA/SMK/SLB di Kediri

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 15:20 WIB | Oleh:
Pemprov Jatim Revitalisasi 26 SMA/SMK/SLB di Kediri Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (27/1).

KEDIRI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), melakukan rehabilitasi dan revitalisasi untuk 26 SMA/SMK/SLB baik negeri dan swasta di Kediri, sebagai bagian dari transformasi pendidikan Jawa Timur yang berkelanjutan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (27/1) mengemukakan sekolah bukan sekadar bangunan, tetapi ruang tumbuh nilai, karakter, dan mimpi anak-anak Jawa Timur yang harus terus dirawat bersama.

“Rehabilitasi dan revitalisasi sekolah tidak berhenti pada perbaikan fisik semata, tetapi menjadi bagian integral dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kediri.

Khofifah juga menekankan bahwa rehabilitasi dan revitalisasi sekolah negeri maupun swasta merupakan wujud komitmen Pemprov Jatim terhadap prinsip keadilan dan kemitraan dalam ekosistem pendidikan.

Sekolah swasta, kata dia, merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga setiap anak berhak memperoleh lingkungan belajar yang layak dan bermutu.

"Di manapun para siswa bersekolah, memiliki hak yang sama atas lingkungan belajar yang layak. Oleh karena itu, rehabilitasi dan revitalisasi sekolah negeri maupun swasta harus dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan Jawa Timur," kata Khofifah.

Ia menambahkan dengan ruang kelas yang diperbaiki tentunya ada harapan agar masa depan anak-anak menjadi lebih baik. Ia mengajak agar semua pihak turut merawatnya.

“Mari kita rawat dengan baik, dijaga dan tentu semua insan pendidikan di satuan pendidikan harus merasa memiliki sehingga yang dibangun tentu bermanfaat bagi guru dan murid dalam proses pembelajaran,” kata Gubernur.

Gubernur mengatakan revitalisasi dan rehabilitasi fisik ini harus diikuti dengan revitalisasi cara mengajar, cara belajar, dan cara memimpin sekolah.

"Kepada seluruhnya kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan perlu menjadikan momentum ini sebagai penguat budaya refleksi, inovasi, dan kolaborasi dalam pembelajaran," kata dia.

Gubernur Jatim itu juga mengungkapkan rehabilitasi dan revitalisasi sekolah dilakukan sebagai upaya memperkuat ekosistem pembelajaran. Dengan dukungan lingkungan belajar yang lebih baik, diharapkan prestasi peserta didik dapat terus meningkat.

“Suasana belajar mengajar yang lebih nyaman akan berdampak pada peningkatan prestasi siswa. Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari program besar peningkatan kualitas sumber daya manusia Jawa Timur sesuai kewenangan Pemprov,” kata dia.

Gubernur juga menegaskan bahwa rehabilitasi dan revitalisasi fisik sekolah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan.

“Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, sebagai bekal mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.