Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Bandung Ajak Gen Z Aktif Beri Kritik Berbasis Riset kepada Pemerintah

📅 Senin, 16 Mar 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Ajak Gen Z Aktif Beri Kritik Berbasis Riset kepada Pemerintah  Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk aktif menyampaikan kritik dan masukan kepada wakil rakyat maupun pemerintah.

Kritik tersebut diharapkan disampaikan secara konstruktif dengan didukung riset dan data yang kuat.

Hal ini disampaikan Farhan saat menghadiri kegiatan sharing session bertema “Peran Gen Z dalam Memberikan Saran dan Kritik kepada Wakil Rakyat” di kantor DPW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Sabtu (14/3).

Menurut Wali Kota Farhan, peran mahasiswa dan generasi muda sangat penting dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ia menilai kritik dari masyarakat, khususnya kalangan akademisi, dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan.

“Mahasiswa harus melakukan riset. Manfaatkan teknologi yang ada sekarang. Hasil riset itu kemudian jadikan bahan untuk memberikan kritik kepada pemerintah,” ujar Wali Kota Farhan.

Ia menyebutkan, pemerintah tidak boleh berjalan tanpa pengawasan publik. Karena itu, keterlibatan generasi muda dalam menyampaikan kritik dan masukan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kebijakan publik.

“Pemerintah jangan dibiarkan asyik sendiri. Kami ini harus dikritik. Kadang memang tidak enak dikritik, tetapi itu perlu agar pemerintah tidak hanya melihat persoalan dari satu sudut pandang saja,” kata dia.

Wali Kota Farhan juga menilai kampus dan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok yang mampu menghadirkan kajian ilmiah terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dengan riset yang kuat, kritik yang disampaikan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan pembangunan.

Ia mencontohkan berbagai kebijakan yang pada akhirnya diperbaiki setelah mendapat masukan dari berbagai pihak. Menurut dia, proses tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.

“Ketika ada kritik, kita harus berpikir ulang, mencari jalan keluar yang lebih baik. Dari situ justru sering muncul solusi baru,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama anggota DPRD Jawa Barat, Tedy Rusmawan, menilai kegiatan dialog seperti ini penting untuk membuka ruang komunikasi antara generasi muda dan para pembuat kebijakan.

Menurut dia, generasi muda perlu aktif menyampaikan gagasan dan pandangan terkait berbagai persoalan pembangunan di daerah.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi teman-teman muda untuk berbagi ide dan gagasan. Kita berharap generasi muda bisa berkontribusi dalam pembangunan, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional,” ujar Tedy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Konferensi pers Jampidsus Febrie Adriansyah

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Konferensi pers Jampidsus F...

Piala Dunia,  Inggris ke Semifinal Tundukkan Norwegia 2-1

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia,  Inggris ke S...

Jumlah penerbangan keberangkatan dari Bali

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Jumlah penerbangan keberang...
Ekonomi
Program ketahanan pangan Pu...
Megapolitan
Pertanian perkotaan di laha...

Mobile Cek Kesehatan Gratis di Pontianak

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Mobile Cek Kesehatan Gratis...
Olahraga
Piala Dunia, Bellingham Baw...
Piala Dunia,  Inggris ke Semifinal Tundukkan Norwegia 2-1

Piala Dunia,  Inggris ke Semifinal Tundukkan Norwegia 2-1

12 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.