Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Berunding dengan Tujuh Negara untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz

📅 Senin, 16 Mar 2026, 13:08 WIB | Oleh:
Trump Berunding dengan Tujuh Negara untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Doc: istimewa
Ket. Presiden AS, Donald Trump

ISTANBUL - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan sedang berunding dengan tujuh negara untuk membahas upaya mengamankan pelayaran di Selat Hormuz.

Saat berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One mengenai Operasi "Epic Fury", Minggu (15/3), Trump memastikan pemerintah AS berdialog dengan sejumlah negara terkait Selat Hormuz pada malam sebelumnya.

Salah satu negara yang diajak berpartisipasi adalah China, yang oleh Trump disebut mendapatkan 90 persen minyak mentah yang dikapalkan ke negara tersebut melalui Selat Hormuz.

"Mereka mendapatkan minyak mereka, sangat banyak, sekitar 90 persen, dari selat itu. Jadi saya ajak, 'maukah kalian bergabung?'. Kita akan tahu nanti. Mungkin mereka mau, mungkin juga tidak," kata Presiden AS itu.

Sementara itu berbicara mengenai Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei, Trump mengeklaim sebuah video di media sosial yang memperlihatkan 250.000 orang bersorak mendukung Khamenei sebagai video "rekaan kecerdasan artifisial (AI)" dan "tidak pernah terjadi".

"Sudah pasti rekaan AI dan tidak pernah terjadi. Media tahu hal itu tidak terjadi, tapi mereka memberitakannya seakan-akan dia punya dukungan besar. Dia tidak punya dukungan dari siapapun," ucapnya.

Trump juga menjamin harga minyak akan segera turun begitu perang berakhir, seraya menegaskan bahwa perang dengan Iran akan "segera" berakhir.

Selat Hormuz, yang membentang antara Iran di utara hingga Semenanjung Musandam di Oman pada titik selatan, adalah salah satu jalur pelayaran terpenting bagi pasokan migas sedunia.

Iran secara efektif menutup selat tersebut sejak awal Maret menyusul serangan gabungan AS-Israel ke negara tersebut pada 28 Februari, yang hingga kini menyebabkan tewasnya 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Gangguan pelayaran di selat tersebut memicu kenaikan harga minyak dan pupuk sedunia, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan pasokan energi dan harga pangan.

Adapun pada Sabtu, Presiden Trump mengatakan negara-negara yang mendapatkan minyak mereka dari jalur pelayaran strategis tersebut harus bertanggung jawab mengamankan Selat Hormuz, sembari menjamin adanya bantuan dari AS.

Sebelumnya, ia mengatakan pengawalan kapal-kapal Angkatan Laut AS terhadap kapal tanker yang singgah di Selat Hormuz dapat dimulai dalam waktu dekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.