Perang Iran Hari ke-16 : Apa Saja yang Terjadi?
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:31 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKuwait: Dua rudal menghantam perimeter pangkalan udara Ahmad al-Jaber, melukai tiga tentara, menurut laporan pihak berwenang di Kuwait. Drone menyerang fasilitas di bandara internasional Kuwait, merusak sebagian sistem radarnya, kata mereka.
Qatar: Negara Teluk itu mencegat keempat rudal balistik dan drone yang diluncurkan dari Iran, kata Kementerian Pertahanan pada hari Sabtu.
Di Israel
Kementerian Kesehatan Israel mengatakan 108 orang yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit akibat konflik dengan Iran dalam 24 jam terakhir, menurut surat kabar The Times of Israel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sirene serangan udara meraung di seluruh Israel sepanjang malam hingga pagi hari di tengah gempuran rudal dan roket dari Iran dan Hizbullah di Lebanon, sementara puing-puing yang berjatuhan menyebabkan kebakaran di kota Holon.
Pecahan rudal Iran jatuh di daerah dekat Tel Aviv di Israel tengah setelah sistem pertahanan udara mencegat proyektil yang datang.
Israel memberi tahu AS pekan ini bahwa mereka kehabisan pencegat rudal balistik di tengah berkecamuknya konflik dengan Iran, demikian dilaporkan situs berita AS Semafor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Lebanon
Hezbollah berjuang untuk menghentikan kemajuan militer Israel di kota-kota Lebanon selatan sementara serangan udara dan tembakan artileri Israel menghantam beberapa kota.
Kelompok itu mengatakan mereka menargetkan tentara Israel di bukit al-Khazan di kota perbatasan Odaisseh dan dekat Gerbang Fatima di Kfar Kila di Lebanon selatan, serta menembaki posisi artileri Israel di pemukiman Dishon dengan rudal.
Layanan darurat Lebanon mengatakan serangan Israel terhadap dua kota di selatan negara itu menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk seorang anak, dan melukai tujuh orang lainnya.
Serangan udara Israel lainnya menewaskan seluruh keluarga di Qantara, Lebanon selatan, termasuk dua anak. Serangan Israel telah menewaskan 826 orang dan menyebabkan lebih dari 800.000 orang mengungsi di negara itu sejak serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan total 14 petugas kesehatan tewas dalam serangan di Lebanon selatan selama 24 jam terakhir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!