Perang Iran Hari ke-16 : Apa Saja yang Terjadi?
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:31 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STEHERAN - Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap kota Isfahan di Iran pada dini hari Minggu (15/3), menewaskan sedikitnya 15 orang, saat konflik memasuki hari ke-16.
Dari Al Jazeera, sirene meraung di Israel tengah pada hari Minggu ketika Iran meluncurkan rentetan rudal sebagai serangan balasan terhadap negara tersebut. Teheran terus melanjutkan serangannya di negara-negara Teluk.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Teheran "ingin membuat kesepakatan", seraya menyerukan koalisi angkatan laut untuk membantu menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.
Berikut adalah informasi yang kita ketahui tentang kejadian dalam 24 jam terakhir:
Presiden Trump mengatakan kepada NBC News dalam sebuah wawancara telepon bahwa Iran "ingin membuat kesepakatan", tetapi dia belum siap untuk itu "karena persyaratannya belum cukup baik". Dia juga mengulangi bahwa dia sedang bekerja sama dengan negara-negara lain untuk merencanakan pengamanan jalur melalui Selat Hormuz.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengenai pemimpin tertinggi yang baru: Ia mempertanyakan apakah Mojtaba Khamenei "masih hidup" setelah klaim Hegseth sebelumnya bahwa ia "kemungkinan cacat". Trump menambahkan bahwa serangan AS terhadap Pulau Kharg yang strategis di Iran "benar-benar menghancurkan" sebagian besar pulau itu, tetapi "kita mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang".
Mengenai Selat Hormuz: Ia menyerukan kepada sekutu dan negara-negara yang bergantung pada minyak Teluk, termasuk Tiongkok, untuk mengirim kapal perang ke selat tersebut guna mengawal kapal-kapal. Namun, belum ada negara yang mengkonfirmasi hal ini. Jepang menanggapi dengan mengatakan bahwa "standar yang ditetapkan akan terlalu tinggi" untuk tindakan tersebut.
Pemerintahan Trump juga memperingatkan bahwa media berita dapat dicabut izin siarannya jika melakukan pemberitaan kritis tentang perang melawan Iran, sekaligus menuduh media melakukan "distorsi".
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengenai negosiasi: Meskipun ia mengklaim bahwa Iran telah menawarkan rencana perdamaian, kantor berita Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah menolak upaya sekutu Timur Tengah untuk memulai negosiasi diplomatik yang bertujuan mengakhiri perang. Iran, pada bagiannya, telah menolak kemungkinan gencatan senjata apa pun sampai serangan AS dan Israel berakhir.
Dukungan terhadap perang di AS: Survei terbaru dari Universitas Quinnipiac menunjukkan bahwa 53 persen pemilih AS menentang serangan tersebut, sementara hampir tiga perempat dari responden mengatakan mereka tidak mendukung pengerahan pasukan darat AS ke Iran.
Di Iran
Kawasan permukiman di Shiraz, ibu kota provinsi Fars, diserang. “Rezim kriminal Zionis-Amerika menyerang kawasan permukiman yang miskin di kota Shiraz dalam sebuah aksi teroris dan anti-kemanusiaan,” lapor kantor berita Tasnim pagi ini.
Serangan terhadap kota industri Isfahan di Iran tengah menewaskan 15 orang dan melukai beberapa lainnya.
Dua puluh orang ditangkap di Iran barat laut karena mencoba bekerja sama dengan Israel, menurut laporan Tasnim yang mengutip pernyataan dari kantor kejaksaan di provinsi Azerbaijan Barat. Mereka dituduh mengirimkan detail lokasi aset militer dan keamanan Iran ke Israel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!