Novel “Gadis Kretek” Kin Telah Resmi Diterjemahkan ke Bahasa Korea
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:50 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSEOUL - Novel Gadis Kretek karya penulis Indonesia Ratih Kumala secara resmi diterjemahkan ke dalam Bahasa Korea Selatan. HansaeYes24 Foundation memfasilitasi karya Ratih dapat dinikmati pencinta sastra di Korea.
Chairperson HansaeYes24 Foundation, Baek Soomi, mengatakan sastra Asia tenggara memiliki nilai penting dalam memperkaya dialog budaya di Korea. Ia menegaskan, Korea membuka diri atas karya sastra dari negara lain.
Baek Soomi mengatakan, pertukaran budaya melalui literatur dapat memperluas perspektif pembaca sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya. Baek berharap, penerbitan Gadis Kretekt akan memperluas apresiasi terhadap sastra Asia Tenggara di Korea.
“Di saat K-Culture mendapat perhatian besar dari dunia, Korea juga perlu membuka diri terhadap berbagai karya sastra dari budaya lain. Saya harap memperkuat jembatan budaya antara kedua kawasan,” kata Baek Soomi saat peluncuran novel Gadis Kretek terjemahan Bahasa Korea di ASEAN-Korea Centre (AKC), Seoul, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima oleh awak media, Minggu (15/3).
Sementara itu, penulis novel Gadis Kretek, Ratih menyampaikan apresiasi atas peluncuran novel berbahasa Korea. Ia mengatakan, inspirasi utamanya dari kakeknya yang merupakan seorang pengusaha kretek di Jawa Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Inspirasi utamanya adalah dari almarhum kakek dari pihak ibu yang dulu ternyata seorang pengusaha kretek di kota kecil di Jawa Tengah. Dari situ menciptakan sendiri karakter serta alur cerita fiksi sejarah hingga akhirnya terbentuklah kisah Gadis Kretek,” kata Ratih.
Adapun Duta Besar RI untuk Korea, Cecep Herawan, mengatakan peluncuran novel merupakan bagian untuk memperkuat diplomasi budaya. Diplomasi melalui literatur sekaligus memperkenalkan kekayaan sastra Indonesia kepada masyarakat Korea.
“Penerbitan Gadis Kretek dalam bahasa Korea bukan sekadar penerjemahan sebuah novel. Tetapi juga merupakan komitmen bersama untuk memperluas pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea,” kata Dubes Cecep.
Sebaiknya Anda baca juga:
Cecep mengatakan, Indonesia dan Korea memiliki hubungan baik dibidang ekonomi. Ia berharap dengan kehadiran novel Gadis Kretek, akan saling memahami nilai sejarah dan budaya masing-masing negara.
“Selama ini Indonesia dan Korea telah menikmati hubungan ekonomi dan diplomatik yang kuat. Namun melalui kisah-kisah seperti Gadis Kretek, kita dapat lebih memahami nilai, sejarah, dan kehidupan masyarakat masing-masing negara,”ujar dia.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada HansaeYes24 Foundation yang berkomitmen memperkenalkan karya sastra Asia tenggara kepada masyarakat Korea. Gadis Kretek merupakan karya sastra Indonesia kedua yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh yayasan tersebut.
Sebelumnya novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka yang diterbitkan pada tahun 2022. Novel Gadis Kretek pertama kali diterbitkan di Indonesia pada tahun 2012 oleh Gramedia Pusaka Utama.
Kisah Gadis Kretek semakin populer setelah diadaptasi menjadi serial Netflix dengan judul yang sama dengan novel Gadis Kretek. Serial yang dibintangi Dian Sastrowardoyo, resmi rilis pada 2023.
Selama di Korea, Ratih hadir diberbagai acara promosi buku seperti Book Talk di Seoul Film Center pada 13 Maret 2026. Forum tersebut mempertemukan dengan penikmat sastra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!