Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Soroti Sejumlah Titik Kemacetan Jalur Pantura jelang Mudik

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 18:05 WIB | Oleh:
Menhub Soroti Sejumlah Titik Kemacetan Jalur Pantura jelang Mudik Doc: Humas Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyoroti sejumlah titik krusial di Jalur Pantura yang berpotensi menghambat arus mudik. Ia mengingatkan kondisi tersebut juga dapat membahayakan keselamatan pemudik jika tidak segera ditangani pemerintah daerah.

Dudy menyampaikan kemacetan di Pasar Tegal Gubuk akibat aktivitas pasar tumpah menjadi perhatian pemerintah menjelang arus mudik. Ia meminta pemerintah daerah segera mengendalikan aktivitas tersebut agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas selama masa mudik.

Salah satu perhatian utama adalah kemacetan yang kerap terjadi di Pasar Tegal Gubuk akibat aktivitas pasar tumpah. Menhub meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah pengendalian agar aktivitas ekonomi tersebut tidak mengganggu lalu lintas selama masa mudik.

“Kami mengharapkan Bupati Cirebon dapat mengatasi pasar tumpah tersebut. Harapannya pada hari-hari menjelang arus mudik aktivitas pasar lebih terkendali agar lalu lintas tetap lancar,” kata Dudy Purwagandhi dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (15/3).

Ia juga mengingatkan aktivitas warga yang mencari koin di jalur Pantura berisiko tinggi bagi keselamatan. Menurut dia, kegiatan tersebut sebaiknya dihentikan sementara saat volume kendaraan meningkat selama arus mudik.

“Kegiatan tersebut membahayakan mereka, apalagi saat arus mudik volume kendaraan sangat tinggi. Selain mengganggu kelancaran, kami khawatir terhadap keselamatan para pencari koin,” tegas dia.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Bupati Indramayu, Lucky Hakim, segera menertibkan aktivitas warga di kawasan Kalisewo. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus mudik sekaligus mencegah potensi gangguan keselamatan pengguna jalan.

“Karena ini tradisi puluhan tahun, sudah diamankan Polsek tapi mereka kembali lagi. Saya pikirkan alternatif memberi kompensasi selama musim mudik agar mereka tidak beraktivitas,” kata Dedi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.