Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

5.000 Personel Indonesia Masuk Pasukan Internasional Gaza, Dikerahkan Mulai Mei 2026

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 05:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
5.000 Personel Indonesia Masuk Pasukan Internasional Gaza, Dikerahkan Mulai Mei 2026 Doc: Antara
Ket. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan paparan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1).

Yerusalem - Pasukan internasional untuk Jalur Gaza yang mencakup personel dari Indonesia dilaporkan akan mulai diterjunkan ke Jalur Gaza pada Mei 2026 dalam rangka implementasi tahapan selanjutnya dari rencana pemulihan Gaza yang dirancang Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut laporan media publik Israel KAN, Sabtu (14/3), pasukan stabilisasi internasional (ISF) yang terdiri dari 5.000 personel asal Indonesia serta puluhan lainnya dari Kazakhstan, Maroko, Albania dan Kosovo tersebut, akan dapat beroperasi di Gaza mulai 1 Mei 2026.

Pasukan tersebut terlebih dahulu dikerahkan di sekitar kota Palestina di wilayah Rafah, Gaza selatan, yang dibangun ulang dengan dukungan Uni Emirat Arab (UEA), sebelum disebar ke wilayah lain di Gaza.

Delegasi militer dari peserta pasukan internasional tersebut diperkirakan akan tiba di Israel dalam dua pekan ini untuk melaksanakan pemantauan di wilayah Gaza menjelang penerjunan pasukan.

Para personel kemudian akan disebar di wilayah Gaza hingga di dekat "garis kuning", perbatasan sementara di Gaza yang menandai batas keberadaan pasukan Israel berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang memisahkan wilayah yang masih diduduki Israel dengan area yang dapat ditinggali warga Palestina di Gaza.

Laporan KAN juga menyebut bahwa ratusan personel asing tersebut akan diberangkatkan ke Yordania bulan depan dalam rangka pelatihan sebelum diterjunkan ke Gaza sebagai bagian dari pasukan internasional.

Pada 9 Februari, media Israel tersebut mewartakan terkait dimulainya persiapan bagi kedatangan ribuan personel Indonesia yang akan menjadi bagian pasukan stabilisasi internasional tersebut, sebagaimana ditetapkan dalam rencana Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Adapun pada 16 Januari lalu, Gedung Putih mengumumkan struktur pemerintahan transisional di Gaza akan mencakup Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), dewan eksekutif Gaza, Komite Nasional Administrasi Gaza (NCGA), dan pasukan stabilisasi internasional.

Pasukan tersebut akan mengawasi operasi pengamanan di Gaza, melucuti kelompok bersenjata, serta memastikan kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi infrastruktur.

Langkah tersebut ditempuh dalam rangka implementasi tahap kedua Rencana 20 Poin Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, sebagaimana didukung oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) melalui Resolusi 2803 pada 17 November 2025.

Sementara itu pada 6 Maret, Indonesia mengumumkan kemungkinan keluar dari Dewan Perdamaian apabila badan tersebut gagal mendukung kemerdekaan Palestina.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan langkah tersebut saat mengundang lebih dari 160 cendekiawan dan pemuka agama Islam untuk berdialog di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Proses perdamaian di Gaza tersebut berlangsung menyusul kesepakatan gencatan senjata yang tercapai pada 10 Oktober 2025 setelah genosida selama 2 tahun di Jalur Gaza oleh pasukan Zionis Israel yang menyebabkan lebih dari 72.000 warga Palestina tewas serta 171.000 orang lainnya cedera.

Agresi Zionis Israel tersebut diperkirakan menghancurkan sekitar 90 persen dari infrastruktur sipil Jalur Gaza, dengan total biaya pemulihan mencapai 70 miliar dolar AS, menurut perkiraan PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Petani Perkuat Perlindungan...
Daerah
Warga Pasuruan Rayakan Sema...
Megapolitan
Edukasi Program Tunggu Anak...

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung

2 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
LRT Jakarta Fase 1B Hampir ...
Megapolitan
Jembatan Penyeberangan Oran...

Limbah Pabrik Cemari Setu di Depok

3 jam lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Limbah Pabrik Cemari Setu d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.