Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertemu Manajer Investasi, Purbaya Jamin soal Keberlanjutan Fiskal Indonesia

📅 Senin, 20 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Bertemu Manajer Investasi, Purbaya Jamin soal Keberlanjutan Fiskal Indonesia Doc: antara foto
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan para manajer investasi atau fund manager bahwa arah kebijakan fiskal Indonesia akan tetap terjaga dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global yang tengah terjadi saat ini.

Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan dengan 12 fund manager di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (20/10).

"Fund manager ingin tahu kebijakan saya apa sih, apakah fiskalnya berkesinambungan apa enggak, langkah Menteri Keuangannya ngaco apa enggak. Saya bisa yakinkan mereka bahwa meski saya kelihatan kayak 'koboi', tapi semuanya saya hitung dengan baik sehingga fiskal tetap terjaga," kata Purbaya sambil berkelakar.

Purbaya menjelaskan kepada para investor bahwa strategi pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi akan dilakukan melalui tiga mesin utama, yakni optimalisasi mesin fiskal, dukungan kebijakan moneter, dan perbaikan iklim investasi.

"Saya bilang kan pertama; mesin fiskal dioptimalkan. Kedua; moneter in the way, private sector saya hidupkan lagi. Yang ketiga; nanti kita perbaiki iklim investasi. Tim Debottlenecking akan dibentuk oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kita ikut jalan nanti," ujar Purbaya.

Dalam pertemuan tersebut, para fund manager juga menanyakan kemungkinan penurunan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun, Bendahara Negara itu merespons kebijakan tersebut belum akan diputuskan dalam waktu dekat.

"Sekarang kita belum dalam posisi untuk hitung itu (PPN) karena saya belum tahu sebetulnya kondisi perpajakan sama custom (bea cukai) kita seperti apa setelah kita coba perbaiki," ujarnya.

Kebijakan penyesuaian PPN, lanjut Purbaya, akan dipertimbangkan setelah evaluasi menyeluruh terhadap penerimaan negara pada kuartal pertama tahun depan.

Adapun pertemuan dengan 12 fund manager tersebut dihadiri antara lain perwakilan dari

Fidelity Management Research - Christopher Bartoli

Capital Research Global - Chau Nguyen

CLSA Indonesia - Daniel Oen​​​​​​e

CLSA Indonesia - Novita Tjia​​​​​​​

CLSA Indonesia - Sarina Lesmina​​​​​​​​​​​​​​

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.