Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KNKT Rekomendasikan Penutupan Jalan Sitinjau Lauik, Gubernur Sumbar Sebut Jalur Sangat Berbahaya

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 13:57 WIB | Oleh:
KNKT Rekomendasikan Penutupan Jalan Sitinjau Lauik, Gubernur Sumbar Sebut Jalur Sangat Berbahaya Doc: Antara Foto
Ket. Sebuah truk melintas di Jalan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi mengatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merekomendasikan penutupan Jalan Sitinjau Lauik karena kondisi jalan yang tergolong ekstrem dan berbahaya.

"Faktanya, setiap hari hampir selalu ada kecelakaan di Jalan Sitinjau Lauik," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Sabtu.

Oleh karena itu, kata gubernur, pembangunan Jalan Layang Sitinjau Lauik yang diharapkan tuntas pada 2027 dengan nilai mencapai Rp2,7 triliun tersebut sangat mendesak demi mencegah atau mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan Layang Sitinjau Lauik kurun waktu 2020 hingga 2024 mencapai 100 kejadian. Dari angka itu 36 orang di antaranya meninggal dunia, 13 orang luka berat dan sisanya luka ringan.

Kecelakaan lalu lintas tersebut di antaranya melibatkan truk pengangkut logistik dari arah Kota Padang menuju Solok maupun sebaliknya yang mengalami rem blong hingga terjun ke jurang. Selain menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil, kondisi itu juga menghambat arus perekonomian.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Elsa Putra Friandi mengatakan secara geometrik Jalan Sitinjau Lauik memang tidak ideal. Oleh karena itu, pembangunan flyover sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi hal-hal buruk.

"Flyover Sitinjau Lauik ini nantinya akan menjadi solusi tikungan-tikungan yang tajam dan curam tersebut," ujarnya.

Lebih jauh, ia mengatakan dari kajian lembaga terkait terdapat tujuh kilometer jalan di kawasan Sitinjau Lauik yang tidak ideal. Harapannya, proyek Sitinjau Lauik sepanjang 2,2 kilometer bisa menjadi solusi awal mengatasi permasalahan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.