Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Cianjur Lakukan Pendataan Kerusakan akibat Gempa Sukabumi

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 16:05 WIB | Oleh:
BPBD Cianjur Lakukan Pendataan Kerusakan akibat Gempa Sukabumi Doc: antara foto
Ket. Warga Cianjur panik akibat gempa bumi.

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), masih melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa magnitudo 5,4 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, namun dirasakan cukup keras di sebagian besar wilayah Cianjur, Jumat (13/3).

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudarajat, di Cianjur, Jumat, mengatakan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada pukul 02.18 WIB berpusat di 8,04 LS, 106,86 BT atau 121 kilometer arah tenggara Kabupaten Sukabumi

Warga di sebagian besar wilayah Cianjur mulai dari pusat kota hingga wilayah selatan Cianjur, berhamburan keluar rumah dan sebagian besar bertahan di luar rumah hingga menjelang sahur karena takut terjadi gempa susulan.

"Pusat gempa berada di kedalaman 53 kilometer di bawah permukaan laut, namun dirasakan cukup kencang terutama di wilayah selatan dan perkotaan Cianjur menjelang sahur," katanya.

Menurut dia, hingga saat ini laporan sementara tidak ada kerusakan yang disebabkan gempa tersebut, namun pihaknya sudah meminta petugas dan relawan melakukan pendataan di wilayah kerjanya masing-masing guna memastikan situasi setelah gempa terjadi.

"Kami masih melakukan pendataan dengan harapan tidak ada kerusakan atau korban jiwa akibat gempa yang berpusat di Kabupaten Sukabumi itu," katanya.

Pihaknya mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak panik, segera keluar rumah ketika merasakan gempa guna menghindari hal yang tidak diinginkan. "Waspada harus tapai jangan panik segera mencari tempat aman ketika merasakan gempa," katanya.

Sementara warga di wilayah Cianjur mengatakan sempat panik karena merasakan gempa yang cukup kencang menjelang sahur, sehingga mereka bersama anggota keluarga lainnya berhamburan keluar rumah guna menghindari hal tidak diinginkan.

Hal yang sama dirasakan warga di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Sindangbarang, di mana warga yang baru bangun hendak melaksanakan sahur merasakan guncangan yang cukup kencang sehingga langsung berhamburan keluar rumah.

"Cukup kencang karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan warga berhamburan keluar rumah setelah bertahan di luar rumah cukup lama, baru warga kembali ke rumah untuk melaksanakan sahur," kata tokoh masyarakat Sindangbarang Mang Dhea.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Zidane Buka Era Baru Pranci...
Ekonomi
Berpotensi Sentuh Level Rp1...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.