Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Natalius Pigai: Pers Punya Peran Penting Hadirkan Keadilan di Ruang Publik

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Natalius Pigai: Pers Punya Peran Penting Hadirkan Keadilan di Ruang Publik Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan paparan saat peluncuran program media pers dan pembangunan peradaban HAM di Jakarta, Rabu (11/3).

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mendorong pers tidak hanya berperan sebagai pilar demokrasi, tetapi juga menjadi pilar penting dalam pembangunan peradaban hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

Dia menilai peran pers sangat penting dalam menghadirkan keadilan di ruang publik, terutama ketika masyarakat menghadapi ketimpangan atau persoalan dalam proses penegakan hukum.

“Pers adalah jendela dunia. Media itu jendela dunia, media itu cakrawala bangsa. Kalau tanpa media, gelap gulita,” kata Pigai dalam Kick Off dan Launching Program Media Pers dan Pembangunan Peradaban HAM di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pengalaman menangani ribuan laporan selama menjabat sebagai komisioner Komnas HAM menunjukkan bahwa pers sering kali menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk memperjuangkan keadilan.

Dia mengatakan selama lima tahun bertugas di lembaga tersebut dirinya menangani sekitar 15.000 kasus.

Pigai menjelaskan dalam sejumlah kasus, proses peradilan tidak selalu berjalan secara profesional, imparsial, dan objektif. Kondisi tersebut, menurut dia, kerap memunculkan tekanan publik melalui media dan gerakan masyarakat.

“Seringkali terjadi trial by the mobs (penghakiman oleh massa) atau trial by the press (penghakiman oleh media),” ujarnya.

Ia menilai keberadaan pers dalam situasi tersebut berperan sebagai penghubung antara harapan masyarakat dan upaya menghadirkan keadilan di ruang publik. Tanpa kehadiran pers, menurut dia, harapan masyarakat untuk mendapatkan keadilan belum tentu muncul atau terdengar luas.

Pigai juga menawarkan perspektif bahwa posisi pers seharusnya ditempatkan lebih luas dalam kerangka perlindungan hak asasi manusia. Selama ini, kata dia, pers kerap dipahami sebagai salah satu pilar demokrasi, padahal demokrasi merupakan bagian dari hak asasi manusia.

“Demokrasi adalah bagian dari human right (HAM), bukan human right bagian dari demokrasi,” katanya.

Karena itu, ia menilai pers perlu dipandang sebagai instrumen penting yang turut memperkuat perlindungan hak asasi manusia.

Media, menurut dia, tidak hanya berperan dalam mendorong praktik demokrasi, tetapi juga membantu menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat.

Pigai juga mengajak media untuk terus menghadirkan informasi yang memperkuat keadilan, terutama bagi kelompok masyarakat yang mengalami ketidakadilan atau tekanan dalam kehidupan sosial maupun hukum.

“Mari kita menghadirkan keadilan bagi mereka yang membutuhkan keadilan melalui media,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.