Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Pertanian

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Mentan Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Pertanian Doc: Biro Humas Kementan

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendorong pemanfaatan riset perguruan tinggi untuk sektor pertanian. Hal itu disampaikannya usai rapat bersama Mendiktisaintek, Kepala BRIN, dan para rektor.

Pertemuan tersebut membahas sinergi riset dan inovasi pertanian nasional. Rapat digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (12/3).

Amran mengatakan pemerintah telah menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai perguruan tinggi. Kerja sama tersebut menghasilkan sejumlah inovasi teknologi pertanian.

Ia menegaskan pemerintah tidak hanya membahas konsep riset. Beberapa teknologi kampus langsung dibeli untuk uji coba di lapangan.

“Banyak penemuan baru dari kampus, kami langsung membeli sebagai aksi nyata,” kata Amran. Ia menegaskan inovasi harus sesuai kebutuhan petani Indonesia.

Salah satu inovasi berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Kampus tersebut mengembangkan alat panjat kelapa modern.

Menurut Amran, alat ini menggantikan cara tradisional menggunakan monyet. Pemerintah langsung memesan sepuluh unit untuk uji coba.

ITS juga mengembangkan traktor terapung untuk lahan tertentu. Biaya produksinya disebut lebih murah dibanding alat sejenis.

Amran mengatakan teknologi tersebut masih dalam tahap uji coba. Pemerintah telah melihat langsung operasional alat tersebut di lapangan.

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung mengembangkan alat pengering hasil pertanian. Alat tersebut bersifat portabel dan mudah dipindahkan.

Menurut Amran, alat pengering ini dapat digunakan langsung di area pertanian. Petani dapat menggunakannya di sawah atau kebun jagung.

Pemerintah langsung memesan empat unit alat pengering tersebut. Jika hasilnya baik, jumlahnya akan ditambah tahun depan.

Selain itu, Institut Pertanian Bogor juga menghasilkan inovasi benih pertanian. Produksi jagung dan padi dari kampus tersebut telah mencapai ribuan ton.

Amran berharap produksi benih tersebut dapat terus ditingkatkan. Pemerintah siap menyiapkan anggaran untuk mendukung pengembangannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Seorang Wanita Disekap Sela...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.