Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bakom RI: Devisa Pariwisata RI Tumbuh 6,3 Persen Ditopang Kunjungan Wisman

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 09:30 WIB | Oleh:
Bakom RI: Devisa Pariwisata RI Tumbuh 6,3 Persen Ditopang Kunjungan Wisman Doc: Panitia Festival Olang Mangsari

JAKARTA - Penerimaan devisa sektor pariwisata Indonesia tumbuh sebesar 6,3 persen hingga mencapai USD4,05 miliar. Peningkatan nilai devisa negara tersebut setara dengan Rp68,28 triliun pada periode Triwulan I.

Kenaikan devisa ini ditopang oleh jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 4,68 juta kunjungan. Volume kunjungan turis asing tersebut tercatat tumbuh sebesar 8,24 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan perkembangan positif sektor pariwisata nasional. Pernyataan resmi tersebut disampaikan secara langsung dalam konferensi pers pada hari Rabu (17/6).

"Peningkatan jumlah kunjungan yang diiringi peningkatan pengeluaran ini mendorong pertumbuhan devisa pariwisata," ujar Qodari dalam konferensi pers, di Kantor Bakom RI, Jakarta.

Qodari menerangkan pertumbuhan kunjungan tersebut tetap stabil walau situasi perekonomian global sedang bergejolak. Realisasi kunjungan pada empat bulan pertama tahun lalu tersebut tercatat sebanyak 4,33 juta kunjungan.

"Pertumbuhan ini tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi dunia. Didukung oleh strategi pemasaran yang adaptif melalui optimalisasi pasar jarak dekat dan menengah," ujar dia.

Rata-rata pengeluaran satu orang wisatawan asing mencapai USD1.345,61 per kunjungan selama triwulan pertama. Nilai belanja pelancong asing tersebut mengalami kenaikan sebesar 5,36 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Jumlah nilai pengeluaran wisatawan tersebut setara dengan Rp22,68 juta untuk setiap kali kunjungan. Adapun pengeluaran rata-rata pelancong pada tahun lalu hanya berkisar pada angka USD1.277,17 saja.

Pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup positif di samping kunjungan asing. Jumlah total perjalanan domestik tersebut mencapai 417,06 juta perjalanan sepanjang periode Januari hingga April.

Aktivitas perjalanan dalam negeri tersebut tercatat tumbuh sebesar 1,48 persen dibanding periode tahun sebelumnya. Pencapaian pergerakan wisatawan domestik pada periode yang sama tahun lalu tercatat sebanyak 410,99 juta.

Sektor pariwisata nasional diperkirakan mampu memberikan kontribusi langsung terhadap produk domestik bruto (PDB) negara. Nilai kontribusi perekonomian tersebut diprediksi setara dengan Rp248,11 triliun hingga Rp309,36 triliun.

Ia menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global. Penerimaan devisa pariwisata pada periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar USD3,81 milar.

"Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif dan resilience (tangguh), baik dari sisi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, sehingga ini semakin memperkuat peran pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," kata Qodari. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tantangan Sekolah Swasta: P...
Megapolitan
Gubernur DKI: LRT Jakarta F...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 5
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.