Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menpar Targetkan Kunjungan 19,1 Juta Wisman pada Tahun 2027

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 09:13 WIB | Oleh:
Menpar Targetkan Kunjungan 19,1 Juta Wisman pada Tahun 2027 Doc: Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata RI
Ket. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (kiri) dan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan tetap menjadi prioritas pemerintah. Langkah itu diharapkan memperkuat kontribusi sektor pariwisata, terhadap perekonomian nasional di tahun 2027.

Pernyataan tersebut disampaikan Menpar Widiyanti, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI. Di hadapan anggota dewan, Menpar memaparkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2027.

“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, agar pariwisata dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional, penciptaan lapangan kerja, peningkatan devisa, serta kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta, Rabu (17/6).

Widiyanti menjelaskan RKP 2027 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri”. Tema tersebut menurutnya, mendukung penguatan lapangan kerja serta pengembangan industri kreatif nasional.

“Pemerintah juga mendorong pengembangan agro-maritim industri di berbagai daerah. Dengan peran koperasi diharapkan semakin aktif, dalam mendukung sentra produksi masyarakat,” ujar dia.

Menurut Widiyanti, program prioritas tahun 2027 akan difokuskan pada pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Setidaknya ada target penyelesaian 10 destinasi prioritas dan pembangunan tiga destinasi regeneratif.

Kementerian Pariwisata juga menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga sebesar 6,5 persen. Sektor akomodasi, makanan, dan minuman diproyeksikan tumbuh 8,7 hingga 9,3 persen.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pariwisata menyiapkan berbagai langkah strategis. Fokusnya meliputi peningkatan kualitas SDM, pemasaran, dan pengembangan destinasi wisata.

“Pengembangan atraksi dan event berkualitas juga terus diperkuat, begitu pula dengan pariwisata berkelanjutan dan rantai pasok yang inklusif. Pada 2027, kunjungan wisatawan mancanegara ditargetkan mencapai hingga 19,1 juta kunjungan, meningkat 8,5 hingga 10 persen dibandingkan sebelumnya,” tutur Widiyanti

Devisa sektor pariwisata ditargetkan mencapai hingga 28,6 miliar dolar AS yang diharapkan mendorong devisa pariwisata nasional. Nilai tersebut diproyeksikan berasal dari pengeluaran wisman yang meningkat 16 persen dibandingkan tahun 2026.

Untuk wisatawan nusantara ditargetkan mencapai 1,28 miliar perjalanan, dan sektor pariwisata diproyeksikan mampu menyerap 27,33 juta tenaga kerja. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah optimistis target pariwisata 2027 dapat tercapai. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Harga Cabai Rawit Rp65.000/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.