Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkeu Optimistis Ekonomi Tumbuh Meski Ada Penutupan di Selat Hormuz

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkeu Optimistis Ekonomi Tumbuh Meski Ada Penutupan di Selat Hormuz Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu Febrio Kacaribu menjawab pertanyaan wartawan dalam Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Maret 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

JAKARTA - Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu optimistis perekonomian Indonesia terus tumbuh meskipun terdapat gangguan rantai pasok komoditas akibat penutupan Selat Hormuz di tengah konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Ia mengatakan Kemenkeu akan menerapkan strategi belanja pemerintah yang merata di seluruh kuartal agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami ingin pertumbuhan ekonominya juga lebih merata di sepanjang tahun, di mana belanja negaranya juga kami buat lebih merata,” kata Febrio Kacaribu dalam Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Maret 2026 di Jakarta, Rabu (11/3).

Lebih lanjut ia mengatakan Kemenkeu berupaya untuk merealisasikan anggaran belanja pemerintah dengan lebih cepat, sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga untuk mencapai target peningkatan 5,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir 2026.

Ia mengatakan realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp493,8 triliun atau 12,8 persen dari target, melonjak 41,9 persen yoy per 28 Februari lalu.

“Sisi penerimaannya juga sangat memungkinkan kami untuk melakukan (percepatan belanja) itu, (karena) pertumbuhannya untuk pajak di atas 30 persen,” kata Febrio.

Kemenkeu mencatat, penerimaan pajak tumbuh 30,4 persen yoy menjadi Rp245,1 triliun, atau 10,4 persen dari target, hingga akhir Februari 2026.

Melalui percepatan belanja tersebut, Kemenkeu berharap pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 cukup kuat, melanjutkan momentum pertumbuhan dari kuartal IV 2025 yang mencapai 5,39 persen yoy.

“Dengan (pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar) 5,39 persen (yoy), nanti kami harapkan (pertumbuhan) ini bisa berada di 5,5 persen atau lebih di kuartal I 2026, momentum pertumbuhan ekonomi itu juga kita harapkan terus berlanjut,” ujar dia.

Selain mengakselerasi belanja, pemerintah juga memberikan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong pergerakan roda ekonomi dari berbagai sektor di dalam negeri, terutama saat periode libur Idul Fitri.

Febrio mengatakan pemerintah telah mengumumkan adanya diskon tiket kereta api sebesar 30 persen, diskon tarif dasar tiket angkutan laut sebesar 30 persen, penghapusan 100 persen tarif jasa pelabuhan untuk angkutan penyeberangan, hingga diskon tiket pesawat.

Selain itu, terdapat pula bantuan pangan berupa beras bagi kelompok masyarakat desil I hingga IV yang berjumlah 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mencapai Rp24,7 triliun hingga 10 Maret 2026.

“Kami harapkan (penyaluran THR) ini juga sangat mendorong daya beli masyarakat di masa Ramadhan dan juga menjelang Idul Fitri, dan juga tentunya bagian dari (upaya meningkatkan) belanja masyarakat di kuartal I (2026) dan pertumbuhan ekonomi kuartal I (2026),” katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.