Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Klaim Serangan AS–Israel ke Iran Segera Berakhir

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 01:10 WIB | Oleh:
Trump Klaim Serangan AS–Israel ke Iran Segera Berakhir Doc: SAUL LOEB/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran diperkirakan akan segera berakhir, meskipun belum dapat dipastikan selesai dalam waktu dekat.

Dikutip dari Antara, dalam konferensi pers di Florida pada Senin (9/3), Trump menyatakan bahwa tujuan utama operasi militer tersebut sebagian besar telah tercapai. Namun ia juga mengakui pertempuran masih berlanjut setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menyebut konflik baru saja dimulai.

“Tidak akhir pekan ini, tetapi segera. Sebentar lagi,” kata Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan berakhirnya serangan.

Trump mengklaim kekuatan militer Iran telah mengalami kerusakan besar akibat serangan tersebut. Ia menyebut Iran kini tidak lagi memiliki kemampuan angkatan laut, angkatan udara, maupun sistem pertahanan udara yang memadai.

Menurut Trump, sejak operasi militer dimulai pada 28 Februari, pasukan AS telah menyerang lebih dari 5.000 target di berbagai wilayah Iran.

“Beberapa di antaranya merupakan target yang sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan sebagian target strategis masih disisakan jika diperlukan untuk serangan lanjutan. Trump juga mengingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas vital Iran, termasuk sektor energi dan listrik, dapat membuat negara itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan infrastrukturnya.

Selain itu, Trump mengaku kecewa terhadap Mojtaba Khamenei, yang disebut sebagai pemimpin tertinggi baru Iran setelah tewasnya Ali Khamenei dalam serangan sebelumnya. Namun ia menolak menjawab apakah Mojtaba Khamenei menjadi target potensial serangan militer.

Trump juga menyatakan pemerintah AS tengah mempertimbangkan pencabutan sebagian sanksi terkait sektor minyak guna menekan kenaikan harga energi global. Meski demikian, ia tidak merinci negara atau kebijakan sanksi yang akan dicabut.

“Kami akan mencabut beberapa sanksi sampai situasi kembali normal,” ujarnya.

Selat Hormuz

Trump juga memperingatkan Iran agar tidak mencoba mengganggu pasokan energi global, terutama jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz. Jika hal itu terjadi, ia menegaskan AS akan merespons dengan serangan yang jauh lebih keras.

"Kami akan sangat keras menghantam mereka, sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk memulihkan bagian dunia itu," katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi melalui platform X menyatakan negaranya memiliki “banyak kejutan” untuk Amerika Serikat dan siap menghadapi berbagai kemungkinan dalam konflik tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.