Trump Sebut Perang Iran akan Segera Berakhir
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
DORAL - Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (9/3) mendorong gagasan bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir, tetapi tetap tidak jelas mengenai jangka waktu berakhirnya serangan yang telah mengguncang Timur Tengah dan perekonomian global.
Pasar melonjak ketika Trump menyatakan kepada CBS News bahwa serangan AS-Israel "sangat lengkap", tetapi selama pidato dan konferensi pers berikutnya, ia memberikan penjelasan yang berubah-ubah tentang apa yang diharapkan.
"Saya pikir segera. Sangat segera," kata Trump kepada wartawan di klub golf Doral National miliknya dekat Miami, Florida, ketika ditanya apakah perang dapat berakhir dalam beberapa hari atau minggu.
"Semua yang mereka miliki telah hilang, termasuk kepemimpinan mereka."
Namun Trump juga mendesak apa yang disebutnya "kemenangan mutlak" melawan rezim ulama Teheran, yang pada akhir pekan memilih putra pemimpin tertinggi Ali Khamenei yang telah tewas sebagai pemimpin baru mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump mengatakan Amerika Serikat menyimpan beberapa target "terpenting" di Iran untuk kemungkinan serangan selanjutnya jika diperlukan, termasuk jaringan listrik negara tersebut.
Pemimpin AS itu juga mengancam akan melancarkan serangan dengan skala yang "tak terhitung" jika Teheran memblokir pasokan minyak yang melewati Selat Hormuz, seiring dengan melonjaknya harga minyak mentah akibat perang di Timur Tengah.
"Dan jika Iran melakukan sesuatu untuk itu, mereka akan dihantam dengan tingkat yang jauh, jauh lebih keras," kata Trump dalam konferensi pers.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami akan menghantam mereka begitu keras sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk memulihkan wilayah dunia itu, jika mereka melakukan sesuatu."
Pada saat yang sama, Trump mengecilkan skala konflik tersebut, yang belum disetujui oleh Kongres AS, berulang kali menyebutnya sebagai "ekskursi" daripada perang.
Trump yang berpartai Republik telah menghadapi kritik atas pesan-pesan yang beragam dari pemerintahannya tentang tujuan perang Iran, khususnya mengenai apakah ia berupaya melakukan perubahan rezim secara penuh atau tidak.
Ia menolak untuk mengatakan apakah pemimpin baru Mojtaba Khamenei menjadi sasaran, hanya mengatakan bahwa pengangkatannya "tidak baik."
Namun, presiden AS, yang mengatakan bahwa ia harus terlibat dalam memilih pemimpin baru Iran dengan cara yang sama seperti dengan Venezuela pada Januari lalu, mengatakan ia lebih memilih kandidat "internal" daripada kandidat eksternal.
Pencabutan Sanksi Minyak
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!