Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiket Lebaran KAI Terjual 53,3 Persen, Masih Tersedia 2,1 Juta Tiket

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 11:03 WIB | Oleh:
Tiket Lebaran KAI Terjual 53,3 Persen, Masih Tersedia 2,1 Juta Tiket Doc: PT KAI
Ket. Masyarakat memanfaatkan angkutan KA untuk perjalanan mudik Lebaran.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus menunjukkan peningkatan.

Hingga 9 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 2.398.441 tiket dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.

Dengan capaian tersebut, tingkat okupansi sementara mencapai 53,3 persen, sehingga masih tersedia sekitar 2,1 juta tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan mudik maupun arus balik menggunakan kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket KA pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.

“Ketersediaan tiket masih cukup banyak di berbagai relasi. Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik dan memanfaatkan berbagai pilihan jadwal serta promo yang tersedia agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne.

Berdasarkan data sementara, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran dengan volume penumpang mencapai 141.946 pelanggan.

Secara rinci, penjualan KA Jarak Jauh telah mencapai 2.318.050 tiket dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk atau dengan tingkat okupansi 64,9 persen. Sementara itu, KA Lokal tercatat terjual 80.391 tiket dari kapasitas 926.936 tempat duduk atau 8,7 persen. Okupansi KA Lokal diproyeksikan akan terus meningkat karena pemesanan tiket KA Lokal dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Adapun beberapa stasiun tujuan favorit masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026 antara lain Stasiun Yogyakarta, Surabaya Pasar Turi, Purwokerto, Semarang Tawang, Bandung, dan Surabaya Gubeng.

KAI juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tarif 30 persen yang tersedia untuk sejumlah perjalanan kereta api.

“Program diskon ini menjadi salah satu upaya KAI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dengan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Anne.

Selain itu, KA Ekonomi Kerakyatan juga menjadi pilihan utama masyarakat dengan rata-rata okupansi mencapai 75 persen. Hingga saat ini, penjualan tiket KA Ekonomi Kerakyatan telah mencapai 20.444 tiket dari kapasitas 27.368 tempat duduk, dan diperkirakan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia,” tutup Anne.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.