Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Irak 'Ogah' Wilayahnya Dijadikan Basis Penyerangan ke Iran

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 15:38 WIB | Oleh:
Irak 'Ogah' Wilayahnya Dijadikan Basis Penyerangan ke Iran Doc: AFP

ISTANBUL - Irak dengan tegas kembali menolak penggunaan wilayahnya sebagai lokasi peluncuran serangan terhadap negara-negara tetangga.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Irak Mohammed Hussein Bahr Al-Uloom dalam pertemuannya dengan Duta Besar Kuwait Mohammad Hassan Al-Zaman di Baghdad, Senin (9/3).

“Irak menolak logika perang secara umum, dan secara khusus menolak penggunaan wilayahnya sebagai landasan untuk menargetkan negara-negara tetangga,” kata Bahr Al-Uloom dalam pernyataan yang dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri Irak.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Irak mengambil semua langkah yang diperlukan “untuk mengejar para pelaku dari setiap tindakan yang merugikan kepentingan Irak dan hubungannya dengan negara-negara tetangga.”

Sementara itu, Mohammad Hassan Al-Zaman menyampaikan kekhawatiran negaranya terkait serangan Iran terhadap negara Teluk tersebut.

Menurut pernyataan itu, duta besar Kuwait memberikan informasi mengenai serangan yang berasal dari wilayah Irak dan meminta Baghdad untuk turun tangan menghentikan serangan tersebut “demi menjaga hubungan persaudaraan antara dua negara bersaudara dan bertetangga.”

Pernyataan itu juga menyebutkan kedua pihak sepakat bahwa Irak dan Kuwait secara langsung terdampak oleh ketegangan yang sedang berlangsung di kawasan, serta menekankan perlunya upaya bersama menjaga keamanan regional dan mengelola krisis yang terjadi saat ini.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari.

Agresi militer AS dan rezim Zionis terhadap Teheran itu telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran kemudian melakukan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, sebagai bentuk pertahanan diri. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.