Goldman Sachs: Harga Minyak Bisa Tembus $100 per Barel dalam Beberapa Hari' akibat Perang Iran
📅 Senin, 09 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SRatusan kapal tanker yang mencoba melintasi selat tersebut terhenti setelah Garda Revolusi Iran mengancam akan "membakar" kapal apa pun yang menggunakan jalur perdagangan tersebut, yang mengangkut seperlima minyak dan gas alam cair dunia.
Seigle memperingatkan bahwa ekspor minyak dan gas dari Timur Tengah tidak akan dilanjutkan “sampai pemilik kapal, operator, dan perusahaan asuransi merasa cukup aman dari lingkungan ancaman yang ditimbulkan oleh kapal perang dan pesawat terbang Iran, rudal, drone, perahu cepat, dan ranjau laut”.
Gedung Putih telah menyarankan langkah-langkah penanggulangan seperti mengalihkan rute minyak mentah Saudi melalui Laut Merah, memanfaatkan cadangan minyak mentah darurat AS, atau memperluas asuransi yang didukung pemerintah kepada perusahaan pelayaran. Namun, Seigle menambahkan bahwa ini tidak akan cukup untuk mengimbangi hilangnya 20 juta barel minyak per hari "atau angka yang mendekati itu".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!