Aturan Baru Komdigi: Akun YouTube hingga TikTok Pengguna di Bawah 16 Tahun Bakal Ditutup
📅 Senin, 09 Mar 2026, 20:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDalam konteks era digital, ancaman terhadap anak tidak lagi hanya muncul di ruang fisik. Risiko tersebut juga hadir dalam bentuk paparan konten berbahaya, eksploitasi seksual daring, hingga praktik manipulasi psikologis seperti child grooming.
Meski demikian, kebijakan pembatasan akses media sosial juga perlu mempertimbangkan hak anak untuk memperoleh informasi dan berekspresi. Hak tersebut diakui dalam Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990.
Karena itu, pengaturan akses digital bagi anak dinilai perlu dilakukan secara proporsional. Pendekatan tersebut bertujuan agar perlindungan terhadap anak tetap berjalan tanpa menutup ruang bagi mereka untuk belajar dan berpartisipasi di dunia digital.
Selain regulasi pemerintah, peran keluarga dan lembaga pendidikan juga dinilai sangat penting dalam melindungi anak di ruang digital. Orang tua dan guru diharapkan dapat membimbing anak agar menggunakan teknologi secara bijak serta memahami risiko yang mungkin muncul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, platform digital juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan layanan mereka aman bagi pengguna anak. Hal ini dapat dilakukan melalui penguatan sistem verifikasi usia, moderasi konten yang lebih ketat, serta pengembangan fitur keamanan bagi pengguna muda.
Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan platform digital, ruang internet diharapkan menjadi lebih aman bagi generasi muda. Langkah tersebut juga diharapkan dapat memastikan teknologi digital mendukung tumbuh kembang anak secara sehat dan bertanggung jawab.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!