Gubernur DKI: Curah Hujan di Jakarta Hari Ini Termasuk yang Sangat Tinggi
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 14:47 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: x.com/pramonoanungw
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan curah hujan di Ibu Kota mencapai 264 milimeter per hari pada Minggu (8/3). Kondisi tersebut dinilai sebagai curah hujan yang sangat tinggi dan memicu banjir di sejumlah wilayah Jakarta.
"Hari ini di Jakarta dan sekitarnya curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," ujar Gubernur Pramono dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait sejak Sabtu (7/3) malam. Ia mengerahkan tim dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta untuk melakukan pemompaan air di sejumlah titik rawan genangan.
"Beberapa titik sudah dilakukan pemompaan sejak semalam," kata Gubernur Pramono. Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi banjir kiriman dari wilayah penyangga Jakarta.
Curah hujan tinggi yang terjadi di daerah sekitar, lanjut dia, berpotensi meningkatkan aliran air menuju ibu kota. "Karena di atas, baik di Bogor, Tangerang dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mengantisipasi genangan, pemerintah provinsi telah menyiapkan sekitar 1.200 unit pompa air, termasuk pompa portabel. Beberapa titik krusial pemompaan berada di kawasan Daan Mogot dan Jalan DI Pandjaitan.
Menurut Gubernur Pramono, upaya pemompaan yang dilakukan sejak pagi membantu menjaga arus lalu lintas tetap berjalan. Meskipun terdapat genangan di sejumlah lokasi, aktivitas kendaraan di dua titik tersebut masih dapat dilalui.
"Karena hari ini memang curah hujan tinggi. Sehingga ada kemungkinan air dari atas, kami akan tangani bersama-sama," ucap Gubernur Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras di Jabodetabek. Air kiriman dari hulu masuk ke aliran Kali Ciliwung sejak Sabtu malam.
"Hingga Minggu pagi banjir merendam 31 RT di Jakarta Timur," ujar Yohan, Minggu. Ia menambahkan, wilayah terdampak juga berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Di Kelurahan Halim Jakarta Timur, terdapat 19 RT terdampak banjir. Sementara di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat masing-masing tercatat 22 RT terdampak genangan.
BPBD sudah memprediksi kedatangan air sejak Sabtu pukul 23.00 WIB. "Sekitar pukul 03.00 dini hari mulai muncul genangan di sejumlah wilayah Jakarta," kata Yohan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!