Cek Kondisi Pintu Air Jakarta: Manggarai Siaga III, Angke Hulu Berstatus Awas
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 12:02 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Dinas SDA DKI Jakarta
JAKARTA - Sejumlah pintu air di wilayah DKI Jakarta terpantau berada dalam status siaga pada Minggu (8/3) pagi. Data dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menunjukkan beberapa titik mengalami peningkatan tinggi muka air meski sebagian besar mulai menunjukkan tren penurunan.
Berdasarkan pemantauan hingga pukul 11.00 WIB, tinggi muka air di Pintu Air Manggarai Banjir Kanal Barat tercatat 775 sentimeter. Kondisi tersebut menempatkan pintu air Manggarai dalam status Siaga III atau waspada.
Sebelumnya, ketinggian air di Manggarai sempat mencapai 845 sentimeter pada pukul 07.00 WIB. Namun, beberapa jam kemudian debit air berangsur turun seiring berkurangnya intensitas hujan di sejumlah wilayah.
Selain Manggarai, Pintu Air Karet juga masih berada dalam status siaga dengan ketinggian air mencapai 580 sentimeter pada pukul 11.00 WIB. Kondisi ini menunjukkan debit air di beberapa aliran sungai Jakarta masih cukup tinggi.
Sementara itu, Pos Angke Hulu tercatat mencapai ketinggian air 385 sentimeter. Angka tersebut menempatkan lokasi itu pada status Siaga I atau awas yang menandakan potensi peningkatan risiko banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, beberapa pintu air lain menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Bendung Katulampa tercatat berada di angka 40 sentimeter sejak pagi hingga menjelang siang.
Kondisi serupa juga terpantau di Pos Depok yang berada di kisaran 120 sentimeter. Stabilnya tinggi muka air di wilayah hulu tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi aliran air menuju Jakarta.
Adapun di wilayah pesisir, tinggi muka air di Pos Pasar Ikan tercatat 178 sentimeter pada pukul 11.00 WIB. Status tersebut menempatkan kawasan tersebut pada level Siaga III atau waspada.
Sebaiknya Anda baca juga:
Status siaga pada pintu air digunakan sebagai indikator untuk memantau potensi banjir di wilayah Jakarta. Sistem peringatan dini banjir di ibu kota terdiri dari empat tingkatan, yakni Siaga IV atau normal, Siaga III atau waspada, Siaga II atau siaga, dan Siaga I atau awas.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir kiriman. Hal ini terutama berkaitan dengan curah hujan yang masih tinggi di wilayah hulu dan daerah sekitar Jakarta.

Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!