Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Senat AS Tolak Rancangan Resolusi yang Batasi Kewenangan Militer Trump

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Senat AS Tolak Rancangan Resolusi yang Batasi Kewenangan Militer Trump Doc: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Hasil pemungutan suara di Senat Amerika Serikat (AS) menolak rancangan resolusi yang membatasi kewenangan militer Presiden Donald Trump dalam perang melawan Iran. Rancangan yang diinisiasi Partai Demokrat tersebut didukung 47 senator dan ditentang 53 lainnya.

Rand Paul dari Kentucky menjadi satu-satunya senator Partai Republik yang mendukung resolusi itu, sementara John Fetterman dari Pennsylvania menjadi satu-satunya senator Partai Demokrat yang menolak.

Rancangan resolusi itu akan melarang tindakan militer AS terhadap Iran tanpa persetujuan eksplisit Kongres. Jika Presiden terlanjur melibatkan pasukan AS dalam konflik yang tidak disetujui Kongres, maka Presiden wajib menghentikannya dalam waktu 30 hari.

Ketentuan tersebut tidak berlaku jika aksi militer dilakukan untuk menangkis ancaman atau serangan langsung terhadap wilayah, warga negara, atau militer AS. Rancangan resolusi diinisiasi menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran, puluhan senator dari Partai Demokrat mengkritik pemerintah karena dinilai meningkatkan risiko konflik dan mengabaikan persyaratan konstitusi.

Mereka juga menuntut penjelasan mengenai tujuan operasi serta transparansi yang lebih besar di hadapan Kongres dan publik AS.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Revisi Jadwal

Terbaru, surat kabar Politico melaporkan AS tengah mempertimbangkan operasi militer terhadap Iran yang dapat berlangsung setidaknya 100 hari atau hingga September. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth pada Rabu kembali merevisi jadwal operasi militer terhadap Iran menjadi delapan minggu dari sebelumnya empat hingga lima minggu.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menetapkan tenggat waktu empat hingga lima minggu untuk menyelesaikan serangan terhadap Iran, jika diperlukan.

Komando Pusat AS (CENTCOM) meminta tambahan perwira intelijen militer ke markas besarnya di Tampa, Florida, untuk mendukung operasi terkait Iran, sebut surat kabar itu yang mengutip dokumen internal Pentagon (Departemen Pertahanan).

Penambahan personel intelijen tersebut mengindikasikan bahwa Pentagon tengah mempersiapkan anggaran untuk operasi berkepanjangan dan menunjukkan bahwa pemerintah AS semula meremehkan skala konflik tersebut.

Upaya AS meningkatkan sumber daya evakuasi bagi warga Amerika di Timur Tengah dan memperkuat pasukan pengumpul intelijen juga mengisyaratkan bahwa pemerintahan Trump belum sepenuhnya siap menghadapi konflik yang lebih besar dengan Iran, sebut Politico.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.