Jangan Tergiur! BI Peringatkan Bahaya Tukar Uang di Jalanan, Masyarakat Diminta Gunakan Layanan Resmi
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/Andry Denisah.
JAKARTA – Menjelang momen meningkatnya kebutuhan uang tunai, Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menukar uang rupiah.
Penukaran melalui jasa jual beli di luar layanan resmi, seperti di pinggir jalan, dinilai memiliki sejumlah risiko. Mulai dari keaslian uang yang tidak dapat dipastikan, jumlah yang mungkin tidak akurat, hingga potensi penipuan yang bisa merugikan masyarakat.
Menanggapi maraknya jasa penukaran uang di jalanan, bank sentral pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan.
Melalui jalur resmi tersebut, masyarakat dapat menukar uang dengan lebih tenang karena keasliannya terjamin, jumlahnya sesuai, serta prosesnya lebih aman.
“Sehubungan dengan fenomena tersebut, Bank Indonesia terus mengupayakan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi, termasuk di lokasi yang memiliki minat tinggi terhadap layanan tersebut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam jawaban tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun BI bersama perbankan menyediakan layanan penukaran uang rupiah untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode Ramadhan dan Idul Fitri, BI menyelenggarakan Program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung dari 13 Februari hingga 15 Maret 2026.
Melalui program tersebut, BI telah menyiapkan uang tunai dengan kondisi layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang perbankan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahun ini, BI menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran uang dengan nominal sebesar Rp5,3 juta per paket. Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan seluruh Indonesia.
Layanan penukaran uang dapat diakses melalui berbagai kanal, antara lain kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.
Pemesanan penukaran dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR pada halaman pintar.bi.go.id. Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan.
“Bank Indonesia mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang tercermin dari cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui Aplikasi PINTAR," katanya.
Hingga saat ini, lebih dari satu juta penukar di seluruh wilayah Indonesia telah mendapatkan jadwal penukaran uang melalui Aplikasi PINTAR,” kata Ramdan.
Ia menambahkan BI terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan perbankan guna memastikan distribusi uang rupiah berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!