Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dugaan Tarik Paksa Kendaraan di Daan Mogot, Polisi Lakukan Patroli

📅 Jumat, 12 Des 2025, 18:49 WIB | Oleh:
Dugaan Tarik Paksa Kendaraan di Daan Mogot, Polisi Lakukan Patroli Doc: Antarakalteng
Ket. Ilustrasi - Debt collector.

Jakarta -- Petugas Kepolisian melakukan patroli di sekitar Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, menyusul adanya dugaan penarikan paksa sepeda motor oleh penagih utang (debt collector) di wilayah tersebut pada Jumat.

"Sejak pukul 07.30 WIB sampai 10.00 WIB, tim Buser Reskrim sudah berkeliling di sekitar untuk mengecek TKP matel yang viral itu di SPBU Sumur Bor," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin saat dikonfirmasi di Jakarta.

Namun demikian, hasil penelusuran tersebut belum menemukan adanya kegiatan"debt collector" kendati patroli dilakukan pada jam keberangkatan kerja.

"Ternyata sudah memutar di beberapa titik, tapi mungkin karena sudah viral, bisa jadi dia menghindar dulu, kira-kira begitu," ujar Aang.

Pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mencari para mata elang (mantel) atau "debt collector" tersebut.

"Kita akan terus patroli. Sebenarnya juga setiap hari itu kita patroli matel. Perwira piket yang piket hari itu, wajib patroli," kata dia.

Namun, tutur Aang, para matel sudah menyadari keberadaan mobil patroli polisi sehingga bersembunyi dan menghentikan aktivitasnya.

"Mungkin kalau mobil patroli kelihatan dari jauh, dia mungkin 'ngumpet-ngumpet'. Jadi sekarang ini memang sudah hati-hati juga mereka. Dia main kucing-kucingan sama kita," katanya.

Video viral pada akun Instagram @jakartabarat24jam menunjukkan seorang pengendara wanita yang merekam momen saat motornya diperiksa oleh sejumlah orang di depan SPBU Sumur Bor, Cengkareng.

Penagih utang yang berjumlah empat orang menggunakan dua motor, satu orang di antaranya berjaket merah dan mengenakan helm tengah memotret nomor rangka motornya.

Wanita itu mengatakan bahwa motornya sudah lunas cicilan, tetapi masih diberhentikan paksa.

Ia juga mengklaim bahwa para "debt collector" itu hendak memukulnya karena menolak kendaraannya diperiksa.

Dia mengatakan bahwa motornya sudah lunas. "Sudah lunas. Tapi liat, diperiksa, diberhentikan paksa. Bahkan, mau dipukul," ucap wanita tersebut.

Menurut keterangan yang diberikan, para matel tersebut mengaku bahwa mereka merupakan "debt collector"'yang bertugas di sebuah perusahaan kredit kendaraan bermotor swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.