Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Petugas Bersama Masyarakat Kerinci Bersihkan Dampak Angin Puting Beliung

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Petugas Bersama Masyarakat Kerinci Bersihkan Dampak Angin Puting Beliung Doc: ANTARA
Ket. Atap rumah warga runtuh akibat disapu angin puting beliung yang melanda dua desa di Kabupaten Kerinci.

KERINCI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, Jambi, Dedi Andrixal mengatakan pasca-angin puting beliung pada Senin (27/7) petang yang menyapu Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto Rendah, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci, petugas gabungan hari ini gotong royong membersihkan sisa puing bangunan yang terdampak.

"Rata-rata atap rumah warga banyak rusak, hari ini kita lakukan gotong royong," kata Dedi Andrizal di Kerinci, Selasa(28/7).

Berdasarkan data yang dihimpun, lanjutnya, tercatat 28 rumah warga terdampak dalam peristiwa itu. Umumnya kerusakan hanya melanda bagian atap rumah warga.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Pihaknya hingga kini masih mendata kerugian material akibat peristiwa angin puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

"Tidak ada korban jiwa, 28 rumah dilaporkan rusak, hari ini dilaksanakan gotong royong BPBD dan masyarakat," ucapnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Depati Parbo Kerinci, Jambi, Kurnianingsih, mengeluarkan analisis kejadian pada tanggal 27 Juli 2026 itu.

Ia menjelaskan fenomena angin puting beliung umumnya terjadi pada siang atau sore hari pada saat peralihan musim, yaitu peralihan musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Namun tidak menutup kemungkinan angin puting beliung juga dapat terjadi pada saat musim hujan, dikarenakan banyaknya pertumbuhan Awan Cumulonimbus (CB) pada saat musim hujan.

Berdasarkan analisis streamline pada tanggal 27 Juli 2026, terdapat daerah belokan angin di wilayah Kabupaten Kerinci dapat memicu pertumbuhan awan CB sehingga dapat mengakibatkan terjadinya fenomena angin puting beliung.

Konvektivitas lokal yang cukup kuat juga memicu terjadinya pembentukan awan CB di wilayah Kabupaten Kerinci, kata dia, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya fenomena angin puting beliung.

Walaupun saat ini musim kemarau, lanjutnya, potensi terjadinya angin puting beliung tetap ada akibat dari proses penguapan dari pemanasan sinar matahari dan pembentukan awan-awan hujan yang berkembang menjadi awan CB.

"Untuk wilayah Kerinci waspadai juga terjadinya hujan es," ujar Kurnianingsih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.