Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Mataram Siapkan Lima Hari Sekolah

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 15:49 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram Siapkan Lima Hari Sekolah Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Aktivitas siswa di SDN 5 Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM, NTB -- Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mulai mempersiapkan penyusunan regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai landasan hukum pelaksanaan kebijakan lima hari sekolah.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Kamis, mengatakan, langkah itu diambil setelah adanya laporan bahwa seluruh sekolah yang menerapkan kebijakan tersebut telah mampu beradaptasi dengan baik.

"Hasil evaluasi selama uji coba lima hari sekolah, sudah berjalan secara adaptif di lapangan bahkan mendapat dukungan dari orang tua," katanya.

Dasar itulah, Pemerintah Kota Mataram mulai menyusun Perwal agar pelaksanaan kebijakan tersebut memiliki landasan yang lebih kuat dan resmi berlaku secara permanen.

​"Kita buatkan payung hukumnya supaya lebih kuat lagi pelaksanaannya di lapangan," katanya Wali Kota Mataram.

Rencananya, tambah wali kota, aturan itu ditargetkan dapat mulai efektif berlaku pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Uji coba lima hari sekolah di Kota Mataram mulai dilaksanakan pada 12 Januari 2026, pada tingkat SD dan SMP se-Kota Mataram.

Dikatakan, kebijakan lima hari sekolah di nilai memiliki manfaat jangka panjangnya jauh lebih besar bagi tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga.

Kebijakan itu merupakan upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas waktu luang siswa bersama keluarga dan efisiensi persiapan belajar bagi tenaga pendidik pada pekan berikutnya.

Karena itu, para guru juga diminta untuk tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa, agar anak-anak bisa istirahat setelah belajar dan beraktivitas di sekolah selama lima hari.

"Setelah penerapan lima hari sekolah, kami imbau guru tidak lagi memberikan PR ke peserta didik," katanya.

Dengan demikian, waktu pulang sekolah dan libur sekolah pada akhir pekan, diharapkan bisa memberikan anak-anak untuk istirahat dan berkegiatan fisik di luar ruangan.

"Kami berharap para guru bisa menuntaskan pelajaran saat jam belajar, agar tidak ada PR bagi anak-anak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.