Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nepal Gelar Pemilu Penting Pasca Gelombang Demo Gen Z yang Menggulingkan Pemerintahan

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Namun, semua mata akan tertuju pada dataran pertanian yang panas di selatan ibu kota, tempat ketiga calon perdana menteri bersaing memperebutkan kursi – sebuah perubahan dari pemilihan sebelumnya yang berfokus pada ibu kota Kathmandu.

KP Sharma Oli, pemimpin Marxis berusia 74 tahun yang digulingkan sebagai perdana menteri tahun lalu dan berupaya kembali berkuasa, ditantang di daerah pemilihan asalnya di Jhapa oleh mantan walikota Kathmandu, Balendra Shah, seorang rapper berusia 35 tahun yang beralih menjadi politisi.

Daerah pemilihan Jhapa-5 – dengan sekitar 163.000 pemilih – akan menentukan apakah Oli mengamankan kursinya atau apakah Shah masuk parlemen.

Shah, dari Partai Rastriya Swatantra (RSP) yang berhaluan tengah, telah memposisikan dirinya sebagai simbol perubahan politik yang digerakkan oleh kaum muda, mendorong pemilih untuk "membunyikan lonceng" perubahan, merujuk pada simbol partai tersebut.

Gagan Thapa (49) yang juga ikut dalam pemilihan calon perdana menteri, adalah ketua baru partai tertua di negara itu, Kongres Nepal. Ia mengatakan kepada AFP bahwa ia ingin mengakhiri "klub usia tua" para pemimpin veteran yang terus berganti.

"Dalam protes Generasi Z, orang-orang meninggal—dan darah mereka akan membawa perubahan, kami harap," kata Tek Bahadur Aale (66), yang mengantre untuk memberikan suara di Jhapa.

"Kami berharap pemerintah dengan tata kelola yang baik, tanpa korupsi, akan berkuasa kali ini."

Lebih dari 3.400 kandidat bersaing untuk 165 kursi dalam pemilihan langsung untuk 275 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, majelis rendah parlemen, dengan 110 kursi lainnya dipilih melalui daftar partai.

Medan pegunungan Nepal menghadirkan tantangan logistik dalam pengangkutan kotak suara setelah pemungutan suara berakhir.

Namun Ketua Komisi Pemilihan Umum Ram Prasad Bhandari mengatakan bahwa hasil awal pemilihan langsung akan dipublikasikan dalam waktu 24 jam.

Hasil di bawah sistem perwakilan proporsional mungkin membutuhkan waktu lebih lama.

Para analis mengatakan pemungutan suara ini kemungkinan besar tidak akan menghasilkan mayoritas mutlak bagi partai mana pun.

Hasil lengkapnya mungkin baru akan diketahui beberapa hari kemudian—dan lebih lama lagi jika negosiasi untuk pemerintahan koalisi terbukti sulit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.