Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditolak Gunakan Pangkalan Militer, AS Ancam Putuskan Hubungan Dagang dengan Spanyol

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ditolak Gunakan Pangkalan Militer, AS Ancam Putuskan Hubungan Dagang dengan Spanyol Doc: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol setelah negaranya tidak bisa menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran.

“Kami akan memutus seluruh perdagangan dengan Spanyol. Kami tak ingin berurusan lagi dengan Spanyol,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih saat menerima Kanselir Jerman Friedrich Merz, Selasa (3/3).

Pada Senin, Spanyol menyatakan AS tidak akan menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran, seraya menegaskan kewenangan penuh atas semua fasilitas yang mereka miliki.

“Pangkalan di bawah kedaulatan Spanyol tak akan digunakan untuk hal di luar perjanjian dengan Amerika Serikat atau yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares dalam wawancara dengan El Diario.

Albares menegaskan bahwa meski pangkalan tersebut digunakan bersama, Spanyol tetap memiliki otoritas tertinggi.

Ia juga membantah bahwa AS telah memberi tahu Spanyol sebelumnya dan menyebut serangan terbaru ke Iran sebagai “tindakan sepihak di luar kerangka aksi kolektif”.

Trump juga mengungkapkan kekesalannya terhadap Inggris yang memutuskan untuk mengalihkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius dengan imbalan hak sewa selama 99 tahun untuk mengoperasikan pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia.

Pangkalan di pulau terbesar Kepulauan Chagos itu berperan penting mendukung operasi militer AS di Timur Tengah selama beberapa dekade.

Meski tidak menyebut Diego Garcia secara langsung, Trump mengatakan Inggris bersikap sangat tidak kooperatif ketika AS menyerang Iran dan menyebut posisi Inggris “mengejutkan”.

“Mereka merusak hubungan. Memalukan sekali,” ujar Trump.

Ia mengatakan AS memerlukan waktu tiga hingga empat hari untuk memastikan lokasi pendaratan di Diego Garcia.

“Akan lebih mudah jika kami bisa mendarat di sana dibanding harus terbang lagi selama beberapa jam. Jadi, kami sangat terkejut. Yang kami hadapi saat ini bukan Winston Churchill,” kata Trump, membandingkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan pemimpin Inggris era Perang Dunia II.

Tidak Diberitahu

Menlu Spanyol, Jose Manuel Albares, pada Rabu (4/3) menyatakan bahwa AS tidak memperingatkan para sekutunya tentang dimulainya operasi militer terhadap Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.