Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UEA Tetap Tegak Meski Jalur Udara Internasional Terputus

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 23:46 WIB | Oleh:
UEA Tetap Tegak Meski Jalur Udara Internasional Terputus Doc: AFP

ABU DHABI - Krisis sering kali memperlihatkan wajah asli sebuah negara. Bukan pada saat keadaan berjalan normal, melainkan ketika sistem diuji oleh situasi darurat.

Penutupan sementara ruang udara di Persatuan Emirat Arab (UEA) akibat eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah baru-baru ini menjadi contoh bagaimana sebuah negara mengelola situasi genting dengan sistem yang terorganisasi dan komunikasi yang terukur.

Sekitar 20 ribu visitor atau penumpang internasional dilaporkan sempat tertahan (stranded) di berbagai bandara di negara itu sejak 28 Februari 2026 sesaat setelah ruang udara di UEA ditutup.

Namun alih-alih berubah menjadi kepanikan massal, situasi justru terkendali dengan relatif tenang. Wartawan ANTARA, yang juga tertahan di negara itu, ikut merasakan bagaimana cara pemerintah UAE mengelola situasi genting.

Bandara-bandara utama seperti Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi, Bandara Internasional Dubai, hingga Bandara Ras Al Khaimah menghentikan sebagian operasional penerbangan sebagai langkah pencegahan.

Penutupan ruang udara dilakukan setelah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan yang memicu kewaspadaan terhadap kemungkinan ancaman rudal.

Dalam kondisi seperti ini, ribuan penumpang transit dari berbagai negara otomatis tidak dapat melanjutkan perjalanan mereka alias stranded.

Dalam banyak kasus di berbagai negara, situasi seperti ini bisa dengan cepat memicu kekacauan. Penumpang yang kehilangan kepastian jadwal penerbangan biasanya akan memadati bandara, mencari informasi yang tidak selalu tersedia, atau bahkan berebut fasilitas terbatas.

Namun pendekatan yang dilakukan pemerintah UEA menunjukkan pola berbeda. Respons yang muncul bukan hanya cepat, tetapi juga terkoordinasi.

Langkah pertama yang diambil adalah memastikan tidak ada pengunjung internasional yang terlantar.

Pemerintah melalui Department of Culture and Tourism Abu Dhabi mengeluarkan instruksi kepada hotel-hotel untuk memperpanjang masa inap para tamu yang tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat gangguan penerbangan.

Pemerintah bahkan menegaskan bahwa biaya tambahan malam menginap akan ditanggung negara. Kebijakan ini segera memberikan kepastian bagi ribuan visitor yang sebelumnya berada dalam ketidakpastian.

Kebijakan tersebut bukan sekadar bentuk pelayanan kepada wisatawan. Di baliknya terdapat strategi penting dalam manajemen krisis. Ketika penumpang memiliki tempat tinggal yang jelas dan aman, potensi kepanikan di bandara dapat ditekan secara signifikan.

Sistem transportasi pun memiliki ruang waktu untuk melakukan penyesuaian tanpa tekanan dari kerumunan penumpang yang menunggu tanpa kepastian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.