Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bocah SD Penjual Hewan Demi Jajan, Kini Pimpin Ribuan Pengusaha 

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 08:51 WIB | Oleh:
Bocah SD Penjual Hewan Demi Jajan, Kini Pimpin Ribuan Pengusaha  Doc: istimewa

LEBAK - Di usia yang baru menginjak awal 30-an, Mohamad Azzari Jayabaya, yang akrab disapa Amal Jayabaya, mencatatkan namanya sebagai salah satu ketua Kadin termuda di Indonesia. Ia resmi memimpin Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Banten untuk periode 2022–2027 meneruskan estafet kepemimpinan dari ayahnya, H Mulyadi Jayabaya.

Namun, bagi Amal, jabatan bukan sekadar warisan. Ia membuktikan bahwa kepemimpinan adalah soal visi, kerja nyata, dan keberanian membawa perubahan.

Tak banyak yang tahu, jiwa wirausaha Amal sudah tumbuh sejak bangku sekolah dasar. Saat masih kelas 6 SD, ia sudah turun langsung ke kampung-kampung mencari kerbau dan kambing untuk dibeli, diternakkan, lalu dijual kembali.

Dari satu ekor kerbau, ia bisa meraup keuntungan sekitar Rp20 ribu, jumlah yang kala itu cukup untuk kebutuhan jajannya selama sebulan. Bagi Amal kecil, uang itu bukan sekadar nominal, melainkan simbol kemandirian dan kebanggaan atas hasil kerja sendiri.

Pengalaman itu membentuk karakter bisnisnya: berani mengambil peluang, dekat dengan masyarakat akar rumput, dan terbiasa bekerja keras sejak dini.

Terpilih Aklamasi, Bukti Kepercayaan Penuh

Nama Amal Jayabaya menguat dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) VI Kadin Banten. Ia maju sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi, sebuah sinyal kuat bahwa dunia usaha Banten menaruh harapan besar padanya.

Pelantikannya berlangsung di Atria Hotel, Tangerang, disaksikan langsung Ketua Umum Kadin Indonesia saat itu, Arsjad Rasjid, serta sejumlah tokoh daerah.

Dengan usia sekitar 30–31 tahun saat dilantik, Amal disebut sebagai Ketua Kadin termuda se-Indonesia kala itu. Status ini bukan sekadar catatan usia, melainkan simbol regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi pengusaha terbesar di tanah air.

Di bawah kepemimpinannya, Kadin Banten mengusung semangat “Inklusif dan Kolaboratif,” selaras dengan arah Kadin Indonesia.

Amal menegaskan bahwa Kadin harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, penghubung antara pelaku usaha dan investor, motor penggerak UMKM, dan penjaga iklim investasi yang sehat.

Ia juga mendorong profesionalisme organisasi, memastikan kepengurusan berjalan aktif dan produktif, serta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai sektor.

Bagi Amal, Kadin bukan sekadar organisasi formal, tetapi wadah perjuangan ekonomi daerah.

Kepemimpinan Muda dengan Perspektif Baru

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Penggerebekan Bandar Narkob...
Rona
Waooww…Pemprov Jakarta Bi...
Desa Sejahtera Astra Kemiren Binaan PT Astra International Tbk  Menjaga Budaya Osing Untuk Menggerakkan Kesejahteraan Desa

Desa Sejahtera Astra Kemiren Binaan PT Astra International Tbk Menjaga Budaya Osing Untuk Menggerakkan Kesejahteraan Desa

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.