Pemerintah Harus Gerak Cepat Antisipasi Lonjakan Inflasi
📅 Selasa, 03 Mar 2026, 01:10 WIB | Oleh: Eko S“Ketika harga minyak global naik, dampaknya akan langsung terasa pada beban subsidi energi dalam APBN maupun pada harga BBM non-subsidi. Tekanan ini berpotensi memperlemah nilai tukar rupiah dan memperbesar risiko inflasi impor,” katanya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM akan memicu peningkatan biaya transportasi dan distribusi barang, yang pada akhirnya mendorong cost push inflation atau inflasi akibat kenaikan biaya produksi. Dalam situasi seperti ini, Susilo menegaskan pentingnya pemerintah menyiapkan skenario fiskal kontinjensi untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri saat konsumsi meningkat.
“Stabilitas moneter juga harus diperkuat melalui kebijakan suku bunga dan intervensi nilai tukar yang terukur, agar tekanan eksternal tidak berkembang menjadi krisis kepercayaan di pasar domestik,” kata Susilo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!