Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tampung WNI di KBRI, Dubes RI Pastikan Seluruh WNI di Iran Aman

📅 Senin, 02 Mar 2026, 14:36 WIB | Oleh:
Tampung WNI di KBRI, Dubes RI Pastikan Seluruh WNI di Iran Aman Doc: antara foto
Ket. Duta Besar (Dubes) RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat

JAKARTA - Duta Besar (Dubes) RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat memastikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Iran dalam keadaan baik dan aman, dengan ada di antaranya meminta pelindungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran.

Berbicara melalui sambungan video di Jakarta, Dubes Roy, panggilan akrabnya, menyatakan data terakhir dari KBRI Teheran menunjukkan terdapat 329 WNI yang tercatat berada di Iran, dan enam di antaranya kini berada di kedutaan karena tidak lagi memiliki tempat tinggal.

“Sudah ada beberapa WNI yang kami tampung di KBRI seadanya demi keamanan, tapi lebih karena mereka kebetulan dari pihak sekolah atau pihak tempat bekerja, mengosongkan asrama tempat tinggal mereka. Jadi mereka tidak tahu harus kemana ya kami tampung, jadi tidak harus karena ada threat (ancaman),” katanya.

Dubes Roy menyampaikan bahwa jumlah WNI yang saat ini berada di Iran berpotensi melebihi 329 orang mengingat terdapat sejumlah WNI yang belum melapor, terutama mereka yang bekerja sebagai anak buah kapal yang kerap tidak tercatat sebagai warga menetap.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang diperoleh KBRI Teheran dari perwakilan yang berada di masing-masing kota, melaporkan bahwa seluruh WNI berada dalam keadaan baik.

Lebih lanjut, Dubes Roy menyampaikan bahwa situasi di Iran, terutama Teheran, masih dinamis dengan sejumlah serangan yang masih dirasakan dan terlihat jelas dari KBRI.

Ia menegaskan KBRI belum dapat memprediksi perkembangan dalam waktu dekat, termasuk kemungkinan berlanjutnya serangan. Meski demikian, KBRI dipastikan selalu dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi dalam waktu dekat.

Menyikapi dinamika tersebut, Dubes Roy menyampaikan bahwa KBRI telah menyampaikan sejumlah imbauan, antara lain membatasi aktivitas di luar rumah, tidak mengikuti demonstrasi massa atau mencari tempat perlindungan. Namun, Roy menilai bahwa KBRI tidak dapat memaksakan penerapan standar pelindungan kepada setiap WNI.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mempercayakan penilaian terkait keamanan dan keselamatan kepada masing-masing individu yang merasakan, sambil tetap memastikan jalur komunikasi bagi WNI yang ingin mencari lokasi yang lebih aman.

“Dalam hal ini kami tidak bisa memaksakan suatu standar tertentu, bahwa ini sudah sangat bahaya, Anda harus ngapain-ngapain. Karena mereka bilang dalam beberapa kasus, ternyata mereka belum merasakan adanya direct threat terhadap keamanan, keselamatan dirinya,” kata Roy.

Ketegangan kawasan meningkat pada Sabtu (28/2) setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang menewaskan sejumlah pemimpin tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset AS, serta sejumlah negara Teluk untuk mempertahankan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...
Daerah
Wali Kota Bandung Minta War...
Daerah
Kemenhut Perkuat Pengendali...
Daerah
Karhutla Juga Terjadi di Gu...
Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.