Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Sebut Bantuan Rp20 Miliar per Kabupaten di NTT Telah Disalurkan

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 15:12 WIB | Oleh:
Presiden Sebut Bantuan Rp20 Miliar per Kabupaten di NTT Telah Disalurkan Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan bahwa bantuan sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah disalurkan dan diterima pemerintah daerah.

Dalam rapat koordinasi penanganan pascagempa di posko pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8), Presiden menanyakan laporan terkait bantuan yang diberikan untuk kabupaten terdampak gempa kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bahwa bantuan tersebut telah disalurkan.

"Itu bantuan yang Rp20 miliar tiap kabupaten yang terdampak sudah sampai?" kata Presiden dipantau secara daring melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.

Suharyanto menyampaikan bantuan tersebut telah diterima dan sudah disampaikan kepada masing-masing bupati.

"Sudah sampai. Kami juga sudah sampaikan ke Pak Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana," ujar Suharyanto.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Melki Laka Lena kemudian menjelaskan bantuan tersebut diberikan kepada seluruh kabupaten di Pulau Flores.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT juga disebut Melki telah menerima bantuan sebesar Rp40 miliar.

"Pak Presiden kami sudah mendapatkan bantuan. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan Provinsi Rp40 miliar," ujar Melki.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan bencana dan memenuhi kebutuhan pengungsi.

Melki juga mengapresiasi karena Kabupaten Flores Timur turut menerima bantuan meski wilayah tersebut tidak termasuk daerah yang terdampak gempa.

Kendati demikian, Flores Timur saat ini masih menghadapi dampak erupsi Gunung Lewotobi yang telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun.

"Karena dia juga dapat karena dia kena yang Lewatobi itu Pak Presiden. Erupsi Gunung Lewatobi sudah dua tahun dan ucapkan terima kasih khusus karena tidak termasuk tapi juga mendapatkan," ucapnya.

Selain bantuan pemerintah, dia mengatakan Pemprov NTT mengerahkan dukungan dari masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana tetap terpenuhi.

Pemerintah daerah meminta toko dan kios di wilayah terdampak untuk membantu menyediakan kebutuhan masyarakat, seperti makanan, minuman, selimut, dan matras. Biaya bantuan tersebut nantinya akan ditanggung pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.