Kampung Berlan Digerebek! Mesin Hitung Uang hingga Senapan Angin Disita BNN, Pengedar dan Bandar Ikut Diciduk
📅 Selasa, 25 Nov 2025, 17:56 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap 25 terduga pengedar narkoba dalam operasi besar yang digelar di kawasan Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).
Penggerebekan yang melibatkan ratusan personel gabungan itu mengungkap satu bandar berinisial F serta menghasilkan penyitaan sabu, ganja, uang tunai, senjata tajam hingga mesin penghitung uang.
"Ada 10-15 titik atau tempat yang menjadi target penggerebekan di kawasan Berlan. Dari sekian itu, kita bisa mendapatkan pelaku 25 orang," kata Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN Aldrin Marihot Pandapotan Hutabarat di Matraman, Jakarta Timur, Selasa.
Penangkapan massal ini menjadi salah satu hasil terbesar dalam operasi pemulihan kampung narkoba yang digelar sepanjang 2025. Dari total 25 pelaku, BNN mengidentifikasi satu orang sebagai bandar berinisial F.
Menurut Aldrin, penangkapan 25 pelaku ini menjadi pintu masuk penting untuk mengungkap struktur jaringan yang lebih besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Semua pelaku dibawa ke BNN RI untuk masuk ke proses pendalaman dan pemeriksaan intensif.
Aldrin menyebut, kawasan Kampung Berlan menjadi salah satu titik rawan peredaran gelap narkoba.
Seluruh pelaku yang ditangkap pada Selasa ini merupakan warga sipil yang menetap atau beraktivitas di area tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kawasan ini perkampungan. Semua yang kami tangkap adalah warga biasa, sipil. Kami akan dalami peran masing-masing untuk mengungkap jaringan lengkapnya," ucap Aldrin.
Selain itu, Aldrin mengungkapkan, sistem peredaran di wilayah ini cukup rapi, baik dalam metode distribusi maupun sistem pembayarannya.
Hal ini yang membuat aparat harus mendalami lebih lanjut jaringan yang bekerja dibalik para pelaku.
Penggerebekan tersebut juga menghasilkan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan.
BNN RI berhasil menyita sabu, ganja dalam berbagai ukuran plastik, ratusan klip paket hemat (pahe), uang tunai, hingga perhiasan.
Salah satu barang bukti yang mencolok yakni mesin penghitung uang yang diduga digunakan bandar dalam transaksi besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!