Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar Nilai Serangan AS ke Iran Jadi Ujian Kredibilitas Board of Peace

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar Nilai Serangan AS ke Iran Jadi Ujian Kredibilitas Board of Peace Doc: BPMI Setpres
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan "Dewan Perdamaian" selama pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, 19 Februari 2026

JAKARTA - Pakar hubungan internasional Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam memandang serangan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran menjadi ujian kredibilitas Board of Peace atau Dewan Perdamaian.

“Serangan terhadap Iran ini mempertajam kontradiksi antara retorika stabilitas dan praktik militer di lapangan, sekaligus menguji kredibilitas narasi perdamaian melalui Board of Peace (BoP),” ujar Ahmad dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (1/3).

Selain itu, dia memandang serangan kepada Iran tersebut membuat negara-negara Islam yang relatif independen, seperti Turki maupun Indonesia, agar dapat merefleksikan kembali kerja sama dengan BoP.

Sementara itu, dia memandang semua elemen kekuatan dunia perlu mendorong deeskalasi dalam konflik AS-Israel dan Iran tersebut.

Terlebih, kata dia, upaya AS-Israel yang seolah menetralisasi Iran bukan hanya soal menaklukkan satu negara, melainkan langkah proyek rekayasa ulang keseimbangan kekuatan Timur Tengah.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan bila yang terjadi di kawasan Timur Tengah dianggap sebagai hal normal dan dunia berdiam diri, maka langkah AS secara mandiri ataupun bersama Israel berpotensi besar menyasar ke belahan dunia lain.

“Termasuk Greenland, Kanada, atau kawasan Eropa dan Amerika Latin lainnya akan menjadi sasaran selanjutnya,” katanya.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran, dan dekat dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kemudian Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain.

Adapun Kementerian Luar Negeri mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob d...
Daerah
BMKG Mendeteksi Lonjakan 4....
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.