Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 07:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi Doc: Pemkot Makassar
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifudidn bersama pihak lintas agama saat menghadiri Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 di Kota Makassar, Sabtu (28/02/2026).

MAKASSAR - Ribuan orang yang menyaksikan pagelaran Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 di Kota Makassar di tengah pelaksanaan bulan Ramadhan menjadi simbol kuatnya toleransi di Kota Anging Mammiri ini.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut perpaduan dua perayaan yang sarat makna menjadi gambaran nyata harmonisasi kehidupan masyarakat Makassar.

"Tahun ini, penyelenggaraan festival terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan. Tema yang diangkat, Harmony in Light, menggambarkan perpaduan indah antara cahaya lampion Cap Go Meh dan cahaya spiritual Ramadhan," katanya usai menghadiri perayaan Cap Go Meh di Makassar, Sabtu (28/2).

Cahaya lampion dan cahaya spiritual Ramadhan menjadi simbol bahwa keberagaman dapat berjalan beriringan dalam semangat saling menghormati.

Pria yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa sejak dahulu Kota Makassar dikenal sebagai kota yang terbuka dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman.

Masyarakat Makassar hidup berdampingan dengan semangat saling menghormati, saling menghargai dan saling menjaga satu sama lain.

"Nilai-nilai inilah yang terus kita pelihara agar kota ini tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua," ujarnya.

Dia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan merawat kebersamaan dalam keberagamaan dengan suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan lintas etnis dan agama.

Appi menyampaikan bahwa Festival Jappa Jokka Cap Go Meh bukan sekadar perayaan budaya, tetapi telah menjadi simbol kuat persatuan masyarakat Kota Makassar sekaligus menjadi simbol keberagaman.

"Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan budaya yang mempererat persaudaraan lintas etnis, agama, dan tradisi di Kota Makassar," ujar Munafri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.