Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2.000 ASN Akan Dilatih Jadi Komcad di Pusdikkes-Kodam Jaya

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 03:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
2.000 ASN Akan Dilatih Jadi Komcad di Pusdikkes-Kodam Jaya Doc: Antara
Ket. Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda melakukan defile saat gladi kotor HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

JAKARTA - Kementerian Pertahan (Kemhan) menyatakan sebanyak 2.000 aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengikuti pelatihan sebagai komponen cadangan (komcad) akan dilatih di lima lokasi pelatihan TNI.

“Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Kamis (26/2).

Rico mengatakan para ASN akan dilatih tentang dasar-dasar pelatihan kemiliteran baik secara praktek maupun materi. Proses pelatihan gelombang tersebut, lanjut Rico, akan dimulai sejak April 2026 dan berjalan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Rico melanjutkan Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 orang untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN-nya mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan gelombang ke dua dengan jumlah yang sama akan digelar pada pertengahan 2026.

Hingga Kamis, tercatat ada 987 ASN yang sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad gelombang pertama.

Rico melanjutkan, Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelayanan Publik

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memastikan layanan publik tetap berjalan, meskipun terdapat ASN yang mengikuti pelatihan komcad. 

“Ada kekhawatiran, bagaimana pelayanan publik? Pelayanan publik kan harus tetap jalan begitu ya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa.

Rini menjelaskan pelayanan publik tetap bisa berjalan karena tidak semua ASN menjadi komcad.

Selain itu, dia mengatakan ASN yang menjadi komcad setelah dinyatakan memenuhi syarat, maka tidak langsung berangkat pada keesokan harinya. “Ikut komcad, dan besok langsung berangkat? Enggak,” katanya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...
Olahraga
Sinner Juara Wimbledon, Oba...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.