Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Camat Sebagai Garda Terdepan dalam Mitigasi Bencana

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Camat Sebagai Garda Terdepan dalam Mitigasi Bencana Doc: Antara
Ket. Suasana saat Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Sumedang - Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadikan camat sebagai garda terdepan dalam menyebarkan informasi mitigasi bencana di wilayah.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu, mengatakan langkah itu penting karena camat menjadi ujung tombak dalam memastikan informasi penting tersampaikan cepat dan tepat kepada warga.

“BPBD harus menyampaikan prakiraan cuaca dan informasi selanjutnya kepada seluruh camat, karena mereka menjadi ujung tombak dalam memastikan informasi penting cepat dan tepat sampai ke warga,” tuturnya.

Ia menambahkan pentingnya kesiapsiagaan warga terutama langkah-langkah mitigasi menghadapi musim hujan yang selalu membawa risiko bencana.

“Musim hujan setiap tahun membawa risiko yang tidak bisa dianggap enteng. BPBD harus memastikan warga memahami langkah-langkah mitigasi dan tahu apa yang harus dilakukan ketika tanda-tanda bahaya muncul,” ujarnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sebelumnya, laporan BPBD Kabupaten Sumedang mencatat pada periode tahun 2024 tercatat 144 kejadian bencana alam, termasuk banjir, tanah longsor, gempa bumi, kekeringan, cuaca ekstrem, dan pohon tumbang.

Catatan tersebut menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Camat diharapkan memaksimalkan berbagai saluran komunikasi, mulai dari media sosial resmi kecamatan, grup masyarakat, hingga pengeras suara di desa-desa.

“Informasi dari BPBD harus segera diteruskan kepada masyarakat. Jangan sampai warga terlambat mengetahui potensi cuaca ekstrem, tanah longsor, ataupun banjir,” jelasnya.

Selain itu, camat diminta untuk berkoordinasi intensif dengan kepala desa, BPBD, dan relawan kebencanaan guna memastikan kesiapsiagaan di tingkat bawah berjalan optimal, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan tinggi seperti daerah perbukitan dan bantaran sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.