Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo XIV Serukan Dialog Jadi Solusi Krisis AS-Venezuela

25 Rabu, 05 Nov 2025, 16:02 WIB | Oleh:
Paus Leo XIV Serukan Dialog Jadi Solusi Krisis AS-Venezuela Paus Leo XIV Serukan Dialog Jadi Solusi Krisis AS-Venezuela Doc: AFP/ALBERTO PIZZOLI

MOSKOW - Paus Leo XIV telah menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan antara Venezuela dan AS, seraya mengatakan bahwa kekerasan tidak akan membuahkan hasil positif.

"Saya percaya kekerasan tidak akan pernah membawa kemenangan," kata Paus Leo XIV kepada para wartawan di Castel Gandolfo, tepat di luar Roma, pada Selasa, seperti dikutip oleh Vatican News. "Kuncinya adalah mengupayakan dialog, untuk menemukan cara yang adil guna menyelesaikan masalah yang mungkin ada di dalam negara-negara."

The New York Times melaporkan pada Selasa bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk aksi militer di Venezuela, termasuk menyerang pasukan yang melindungi Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan merebut ladang-ladang minyak.

Namun demikian, pada Minggu, Trump mengatakan bahwa meskipun Venezuela memperlakukan AS dengan "sangat buruk" dalam hal narkotika dan masalah lainnya, ia tidak melihat adanya perang yang akan terjadi antara kedua negara.

Washington menuduh Maduro memimpin Cartel de los Soles, sebuah kelompok kriminal yang berbasis di negara Amerika Selatan tersebut.

Pada Juli 2025, Washington menetapkannya sebagai organisasi Teroris Global yang Ditetapkan Khusus (SDGT).

Setidaknya 14 serangan telah dilakukan sejak awal September, sebagian besar di Laut Karibia dan Pasifik Timur, menewaskan lebih dari 64 orang.

Kelompok hak asasi manusia dan pakar hukum mempertanyakan legalitas operasi tersebut, dengan alasan bahwa serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba melanggar hukum internasional.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk menyebut serangan itu "tidak dapat diterima" dan mendesak penyelidikan independen atas apa yang digambarkan kantornya sebagai pembunuhan di luar hukum.

Maduro menuduh Washington merekayasa perang melawan negaranya, menyebut tuduhan AS itu "vulgar" dan "sepenuhnya palsu."

Dia menegaskan bahwa Venezuela "tidak memproduksi daun kokain" dan mengatakan pergerakan militer AS di dekat pantainya menandakan rencana untuk "perang baru yang abadi. Ant/Sputnik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.