Tiongkok Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang
📅 Rabu, 25 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSaham Anjlok
Kebijakan terbaru ini menargetkan puluhan perusahaan industri besar Jepang, termasuk perusahaan galangan kapal dan dirgantara.
Saham Kawasaki Heavy Industries turun hampir 5 persen di Tokyo, sementara Mitsubishi Heavy Industries melemah hampir 4 persen dan IHI merosot hampir 7 persen.
Beberapa perusahaan yang masuk daftar tersebut memang bergerak di industri pertahanan, memproduksi perlengkapan seperti kapal perang, jet tempur, dan rudal untuk militer Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jepang sendiri mulai meninggalkan sikap pasifis yang ketat, dengan berupaya memperoleh kemampuan “serangan balasan” serta melonggarkan aturan ekspor peralatan pertahanan mematikan.
Pemerintahan Takaichi pada Desember menyetujui anggaran pertahanan rekor sebesar sembilan triliun yen (58 miliar dollar AS) untuk tahun fiskal mendatang guna memperluas kemampuan militernya.
Takaichi mengatakan kepada parlemen pada pekan lalau bahwa Tiongkok meningkatkan upaya untuk mengubah status quo “melalui kekuatan atau paksaan” di Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Memperkuat kemampuan pertahanan sangat penting untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian damai warga kami, karena kami menghadapi lingkungan keamanan paling berat dan kompleks sejak berakhirnya Perang Dunia II,” kata Takaichi.
Perusahaan Jepang yang berbisnis dengan Tiongkok sebelumnya sudah menghadapi kesulitan akibat keterlambatan persetujuan, kata Noriyuki Kawamura, profesor emeritus hubungan Jepang–Tiongkok di Nagoya University of Foreign Studies.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!