Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Playoff Liga Champions: Mourinho Gagal Duduk di Bangku Cadangan, Kepulangan ke Bernabeu Dibayangi Sanksi dan Isu Rasis

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Playoff Liga Champions: Mourinho Gagal Duduk di Bangku Cadangan, Kepulangan ke Bernabeu Dibayangi Sanksi dan Isu Rasis Doc: AFP
Ket. Jose Mourinho.

MADRID — Kepulangan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu yang telah lama dinantikan justru berubah menjadi panggung kontroversi. Laga leg kedua play-off Liga Champions antara Real Madrid dan Benfica, Kamis (26/2) dini hari WIB, akan berlangsung tanpa kehadiran pelatih itu di bangku cadangan.

Mourinho belum pernah lagi menjejakkan kaki di Bernabeu sejak meninggalkan Real Madrid pada tahun 2013. Namun momen emosional itu dipastikan tak berjalan sesuai rencana setelah ia menerima kartu merah dalam kekalahan 0-1 pada leg pertama di Lisbon pekan lalu.

Akibatnya, pelatih 63 tahun tersebut dilarang mendampingi tim dari tepi lapangan pada pertemuan penentuan di ibu kota Spanyol. Ia diusir wasit Francois Letexier setelah melontarkan protes keras terkait keputusan yang dianggapnya merugikan.

“Saya sudah duduk di bangku cadangan selama 1.400 pertandingan dan saya tahu betul siapa yang bisa dia beri kartu dan siapa yang tidak,” keluh Mourinho. Ia menuding wasit sengaja menghindari pemberian kartu kepada pemain Madrid yang terancam absen pada leg kedua.

“Saya tidak bisa duduk di bangku cadangan, tidak bisa ke ruang ganti, tidak bisa berkomunikasi dengan tim. Ini sulit bagi saya, tetapi staf saya akan menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Mourinho pernah mempersembahkan satu gelar La Liga bagi Madrid dalam tiga musim kepemimpinannya. Era tersebut diwarnai rivalitas panas dengan Barcelona serta dinamika ruang ganti yang terbelah antara pendukung dan penentangnya. Presiden klub Madrid, Florentino Perez, dikenal sebagai pengagum Mourinho, bahkan rumor menyebut ia berpeluang kembali musim depan jika proyek pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa, gagal memenuhi target.

Namun bayang-bayang sanksi bukan satu-satunya isu yang menyelimuti laga ini. Pertemuan pertama di Estadio da Luz juga tercoreng tudingan pelecehan rasial terhadap bintang Madrid, Vinicius Junior.

Gelandang muda Benfica, Gianluca Prestianni, dituduh melontarkan ujaran rasial kepada Vinicius setelah gol spektakuler pemain Brasil itu. UEFA menjatuhkan skorsing sementara satu pertandingan kepada Prestianni sembari melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman minimal 10 laga.

Vinicius menulis di media sosial bahwa “rasis pada dasarnya adalah pengecut.” Rekan setimnya, Kylian Mbappe, mengaku mendengar Prestianni menyebut Vinicius dengan sebutan monyet. Insiden tersebut bahkan membuat pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit.

Prestianni membantah tudingan tersebut, sementara Mourinho mengklaim telah berbicara dengan kedua pemain dan menerima versi cerita yang berbeda. Ia juga menilai selebrasi gol Vinicius tidak menghormati tuan rumah, sembari menegaskan Benfica bukan klub rasis karena memiliki ikon legendaris kulit hitam, Eusebio.

Pernyataan itu memicu kritik luas. Mantan gelandang Belanda, Clarence Seedorf, menilai tidak ada pembenaran atas tindakan rasis. “Kami tidak boleh, dalam kondisi apa pun, membenarkan pelecehan rasial,” ujarnya.

Bek Madrid, Trent Alexander-Arnold, menyebut insiden tersebut sebagai “aib bagi sepak bola”.

Dengan atmosfer yang memanas, leg kedua akan berlangsung dalam tekanan besar. Madrid berupaya menghindari tersingkir lebih awal dari kompetisi Eropa, sementara Mourinho, meski tanpa akses langsung dari bangku cadangan, tetap menjadi figur sentral dalam duel sarat emosi ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...
Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.