Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maluku Buka Pintu untuk Jepang, Potensi Laut dan Energi Jadi Magnet

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Maluku Buka Pintu untuk Jepang, Potensi Laut dan Energi Jadi Magnet Doc: ANTARA/ HO-DKP Maluku
Ket. Komoditas perikanan dari nelayan yang siap dipasarkan di Ambon, Maluku.

AMBON – Di era globalisasi, daerah tidak lagi bisa hanya mengandalkan potensi domestik. Menjajaki kerja sama dengan negara lain menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar, menarik investasi, serta mempercepat transfer teknologi dan pengetahuan.

Kolaborasi lintas negara memberi peluang bagi daerah untuk mempromosikan komoditas unggulan, pariwisata, hingga produk UMKM ke pasar internasional.

Kerja sama tersebut juga membuka ruang peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pertukaran pengalaman, dan kemitraan pendidikan. Dampaknya bukan sekadar ekonomi jangka pendek, tetapi penguatan daya saing daerah dalam jangka panjang.

Pemerintah Provinsi Maluku bersama Konsulat Jenderal Jepang menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari perikanan, pendidikan, hingga pengelolaan sumber daya mineral dan minyak dan gas (migas)

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath di Ambon, Rabu (25/2), mengatakan Pemprov Maluku berkomitmen memastikan investasi Jepang yang telah maupun yang akan masuk ke daerah itu dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami bersama Pak Sekda dan OPD terkait berkomitmen memanfaatkan peluang ini untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.

Ia mengatakan, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama kerja sama, khususnya melalui kolaborasi dengan Universitas Pattimura dan perguruan tinggi lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Maluku.

Selain itu, kata dia, Pemprov Maluku mendorong penguatan pendidikan vokasi dan sekolah menengah kejuruan agar lulusan asal Maluku memiliki peluang bekerja di Jepang, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di negara tersebut.

Di sektor ekonomi riil, Wakil Gubernur Maluku menekankan pentingnya kesiapan sektor pertanian dan perikanan daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor, termasuk komoditas sayur-mayur dan hasil perikanan. Ia telah meminta dinas terkait untuk meningkatkan kualitas dan standar produksi agar memenuhi persyaratan internasional.

Sementara itu, Konsul Jenderal Jepang, Takonai, menyampaikan, Jepang melihat Maluku memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap dan budidaya yang dapat ditingkatkan melalui transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan rantai pasok dan standar mutu ekspor.

Di bidang sumber daya mineral dan energi, Takonai menyebut peluang kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk dukungan terhadap pengembangan Blok Masela sebagai salah satu proyek strategis migas nasional.

Selain itu, kerja sama di sektor pendidikan juga menjadi perhatian, baik melalui pertukaran pelajar, beasiswa, maupun peningkatan kompetensi vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Tak hanya itu, Pemerintah Jepang juga membuka peluang program hibah untuk pembangunan fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, ambulans, dan infrastruktur layanan dasar lainnya, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Maluku.

Diharapkan melalui perumusan langkah konkret dan dukungan kebijakan yang tepat, kerja sama dengan Pemerintah Jepang dapat terjalin secara berkelanjutan dan saling menguntungkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.