Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aroma Autentik Tabouna, Roti Kuno Tunisia yang Kembali Jadi Rebutan Warga Saat Ramadan

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 17:03 WIB | Oleh:
Aroma Autentik Tabouna, Roti Kuno Tunisia yang Kembali Jadi Rebutan Warga Saat Ramadan Doc: Istimewa

TUNIS - Di bulan Ramadan, wangi roti yang baru selesai dipanggang menyeruak di jalan-jalan Tunisia, mencerminkan eratnya ikatan antara rakyat Tunisia dan salah satu simbol tertua boga nasional mereka.

Di sana, roti tak hanya menjadi makanan pokok bagi rakyatnya, karena di bulan suci ini, roti juga menjadi wahana kreativitas dan pembaruan.

Bulan Ramadan menjadi puncak dari seni pembuatan roti di Tunisia, di mana ragam tradisional maupun yang kekinian saling berdampingan, terbentuk oleh pengaruh Mediterania dan Afrika Utara.

Roti tabouna, jenis roti tertua dan paling mengakar di Tunisia, menjadi pusatnya. Setelah dipanggang di tanur tanah liat -- di mana adonan roti ditempelkan pada dinding tanur yang panas -- rasa berasap dan tekstur pedesaan berkelindan sehingga menjadikannya panganan utama untuk berbuka puasa.

Di samping itu, roti baguette dari Prancis turut mendapat tempatnya di meja-meja makan saat bulan Ramadan, mencerminkan pengaruh Eropa yang terserap penuh pada kehidupan sehari-hari di Tunisia.

Dalam beberapa tahun belakangan, roti-roti Tunisia semakin kaya dalam rasa, dengan pugasan buah zaitun, minyak zaitun, keju, bawang bombai, timi, dan jintan hitam.

Kekayaan ragam roti Tunisia ini menarik perhatian para pelancong dan pecinta boga, menjadikan roti Tunisia sebagai sepotong kecil pengalaman Ramadan yang dirayakan. Ant/Saudi Press Agency

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...
Olahraga
Akhirnya Randal Kolo Muani ...
Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.