Studi IBM Ungkap 45% Konsumen Gunakan AI untuk Belanja Idulfitri
📅 Selasa, 24 Feb 2026, 19:05 WIB | Oleh: Haryo BronoBerinvestasi pada kapabilitas AI: Sebanyak 51% eksekutif mengidentifikasi keterbatasan keahlian AI sebagai tantangan, sehingga penguatan kompetensi internal perlu diimbangi kemitraan strategis.
Ia menuturkan, bagi pelaku ritel, fokus utamanya adalah mengintegrasikan AI secara strategis untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan. Studi tersebut menunjukkan bahwa brand yang memandang AI sebagai penggerak utama inovasi akan mampu menciptakan keunggulan kompetitif jangka panjang. Kunci keberhasilan terletak pada integrasi yang tepat dalam operasional ritel, tanpa menghilangkan kedekatan budaya dan hubungan personal yang menjadi kekuatan pasar di Indonesia.
“Momen hari raya Idulfitri ini tidak hanya menjadi momentum peningkatan aktivitas belanja, tetapi juga menandai dimulainya babak baru inovasi ritel di Indonesia,” pungkas Juvanus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!