Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Dorong Indonesia Jadi ‘Super Power’ Kebudayaan

📅 Senin, 23 Feb 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menbud Dorong Indonesia Jadi ‘Super Power’ Kebudayaan Doc: kj/m fachri
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan Indonesia berpotensi menjadi pusat kebudayaan dunia dan kekuatan besar di bidang kebudayaan, saat menghadiri Studium Generale di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jawa Timur, dalam rangkaian Baitul Arqam Mahasiswa 2026.

"Dengan lebih dari 17.000 pulau, sekitar 1.340 suku bangsa, dan ratusan bahasa daerah, Indonesia disebut sebagai negara dengan megadiversity budaya yang menjadikannya berpotensi menjadi pusat kebudayaan dunia dan kekuatan besar (super power) di bidang kebudayaan," jelas Menbud dalam keterangan pers, Minggu (22/2).

Seperti dikutip dari Antara, dalam forum bertema “Visi dan Strategi Kemajuan Kebudayaan Islam di Indonesia” tersebut, Fadli menyebut Indonesia memiliki modal kultural yang sangat besar, mencakup bahasa, tradisi lisan, manuskrip, adat-istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, pangan lokal, permainan tradisional, hingga seni.

Menurutnya, keragaman tersebut menempatkan Indonesia berpotensi menjadi pusat kebudayaan dunia sekaligus kekuatan besar di bidang kebudayaan. Karena itu, ia menyebut pemajuan kebudayaan harus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, swasta, serta masyarakat.

Kebudayaan, ujarnya, perlu dikembangkan melalui ekonomi dan industri budaya tanpa meninggalkan perannya sebagai instrumen diplomasi.

Lebih lanjut, Fadli Zon juga menyoroti karakter historis Indonesia sebagai ruang perjumpaan berbagai peradaban yang relatif tanpa konflik besar, sangat menghargai perbedaan dan toleransi, utamanya antar agama.

Ia mencontohkan, pada masa lalu Indonesia didominasi oleh agama Hindu dan Buddha, namun umat Islam tidak menghancurkan warisan budaya dan sejarahnya. Sebagai contoh Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Mendut, dan Candi Plaosan tetap dirawat dan dilestarikan hingga sekarang.

“Toleransi seperti inilah yang membuat Islam mudah diterima di berbagai tempat, termasuk di Nusantara,” Menbud menambahkan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pemajuan kebudayaan, menurut Menbud, memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, swasta, dan masyarakat. Kebudayaan harus menjadi kekuatan ekonomi melalui ekonomi budaya dan industri budaya. Selain sebagai kekuatan ekonomi, kebudayaan juga merupakan kekuatan diplomasi dan pembentuk jati diri bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.